PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat atau KUR pada April dengan skema yang dirancang lebih ramah bagi pelaku UMKM. Program ini menarik perhatian karena bunga pengajuan pertama tetap 6 persen efektif per tahun, sementara cicilan untuk sejumlah plafon disebut lebih ringan dibandingkan periode awal tahun.
Kebijakan ini hadir di tengah target pemerintah yang menetapkan plafon total KUR nasional tahun ini berada pada kisaran Rp308,41 triliun hingga Rp320 triliun. Dukungan tersebut diarahkan untuk menjaga perputaran modal sektor produktif, terutama usaha kecil, mikro, dan pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Bunga tetap 6 persen dan tenor hingga 60 bulan
Skema KUR BRI pada April menawarkan tenor fleksibel sampai 60 bulan untuk debitur baru. Dengan bunga 6 persen efektif per tahun, simulasi angsuran menunjukkan beban bulanan yang relatif terjangkau bagi pelaku usaha yang sedang menambah modal kerja atau memperluas usaha.
Berdasarkan data yang dikutip dari Kontan.co.id, pinjaman Rp1 juta untuk tenor 12 bulan memiliki angsuran Rp86.527 per bulan. Angka ini turun dari periode awal tahun yang sempat berada di Rp88.333, sehingga memberi ruang napas lebih besar bagi usaha skala kecil.
Pilihan KUR yang tersedia untuk pelaku usaha
BRI menyediakan beberapa kategori pembiayaan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan usaha. Setiap skema memiliki karakteristik limit dan tenor yang berbeda, sehingga calon debitur perlu menyesuaikannya dengan arus kas bisnis.
- KUR Supermikro untuk kebutuhan modal usaha sangat kecil.
- KUR Mikro untuk pelaku usaha yang butuh tambahan modal dengan limit lebih besar.
- KUR Kecil dengan batas pinjaman yang dapat mencapai Rp500 juta per debitur.
Menurut Bisnis.com, alokasi khusus sebesar Rp300 triliun juga disiapkan pemerintah bagi sektor pertanian dalam penyaluran dana tahun ini. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa pembiayaan murah masih menjadi instrumen penting untuk menjaga produksi pangan dan aktivitas usaha di sektor riil.
Simulasi cicilan yang bisa menjadi acuan
Besaran angsuran KUR sangat dipengaruhi plafon pinjaman dan tenor yang dipilih. Untuk gambaran umum, berikut simulasi cicilan KUR BRI April dengan bunga 6 persen yang dapat membantu pelaku usaha memperkirakan beban pembayaran bulanan.
| Plafon Pinjaman | Tenor 12 Bulan | Tenor 36 Bulan | Tenor 60 Bulan |
|---|---|---|---|
| Rp1.000.000 | Rp86.527 | Rp30.877 | Rp19.801 |
| Rp10.000.000 | Rp865.267 | Rp308.771 | Rp198.012 |
| Rp20.000.000 | Rp1.730.535 | Rp617.542 | Rp396.024 |
| Rp50.000.000 | Rp4.326.337 | Rp1.543.855 | Rp990.060 |
| Rp500.000.000 | Rp44.166.667 | Rp16.388.889 | Rp10.833.333 |
Data dari Kompas.com menunjukkan simulasi pinjaman Rp20 juta dengan tenor lima tahun menghasilkan cicilan mulai Rp396.024 per bulan. Bagi pelaku usaha yang mengutamakan likuiditas, tenor lebih panjang biasanya memberi cicilan lebih ringan meski total kewajiban pembayaran menjadi lebih besar.
Syarat dasar pengajuan yang perlu disiapkan
Pengajuan KUR BRI dapat dilakukan jika usaha sudah memenuhi kriteria dasar yang ditetapkan bank. Salah satu pegawai BRI yang dikutip Kontan.co.id menyebut pemohon perlu membawa KTP, NIB, serta pernyataan bahwa usaha telah berjalan sekitar enam bulan.
Selain itu, usaha harus produktif dan tidak sedang menerima kredit produktif dari lembaga perbankan lain. Ketentuan ini penting karena KUR ditujukan untuk mendorong pembiayaan usaha yang benar-benar berjalan, bukan untuk konsumsi pribadi atau pembiayaan ganda.
Cara mengajukan KUR BRI secara offline dan digital
Pengajuan bisa dilakukan langsung ke kantor cabang BRI terdekat atau melalui aplikasi BRImo. Setelah dokumen dinyatakan lengkap, bank akan memverifikasi data dan melakukan survei lapangan untuk menilai kelayakan usaha.
Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses analisis risiko, karena bank perlu memastikan dana benar-benar masuk ke kegiatan produktif. Jika hasil verifikasi sesuai, pencairan dilakukan ke rekening nasabah dan dana dapat segera digunakan untuk membeli bahan baku, menambah stok, atau memperkuat operasional usaha.
Bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal dengan cicilan terukur, KUR BRI April menawarkan kombinasi bunga tetap, tenor panjang, dan opsi limit yang beragam. Skema ini memberi kesempatan bagi usaha kecil untuk menjaga arus kas tetap sehat sambil tetap menyiapkan ekspansi secara bertahap.
