
PT United Tractors Tbk (UNTR) menetapkan dividen final sebesar Rp1.096 per saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar di Catur Dharma Hall Menara Astra, Jakarta, pada Kamis. Keputusan ini menjadi bagian dari pembagian laba tahun buku 2025 kepada para pemegang saham perseroan.
Dengan tambahan dividen final tersebut, total dividen tunai UNTR untuk tahun buku 2025 mencapai Rp1.663 per saham. Jika dihitung secara keseluruhan, nilai dividen yang dibagikan perseroan mencapai maksimal Rp5,92 triliun.
Rincian pembagian dividen UNTR
UNTR sebelumnya sudah menyalurkan dividen interim sebesar Rp567 per saham atau setara Rp2,06 triliun pada 24 Oktober 2025. Artinya, pembagian dividen final ini melengkapi distribusi laba yang telah disiapkan perusahaan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Berikut ringkasan pembagiannya:
- Dividen interim: Rp567 per saham
- Dividen final: Rp1.096 per saham
- Total dividen tahun buku 2025: Rp1.663 per saham
- Nilai total dividen tunai: maksimal Rp5,92 triliun
Corporate Secretary UNTR Ari Setiawan menyampaikan bahwa total dividen tunai tersebut mencakup dividen interim yang telah lebih dulu dibagikan. Ia menegaskan bahwa perseroan menyalurkan “Rp1.663 per lembar saham atau sebanyak-banyaknya Rp5,92 triliun” sebagai dividen tunai.
Jadwal penting bagi pemegang saham
UNTR juga menetapkan jadwal pembagian dividen final agar investor bisa mencatat tanggal-tanggal pentingnya. Daftar Pemegang Saham perseroan akan menjadi acuan utama untuk menentukan pihak yang berhak menerima pembayaran.
Berikut jadwal yang sudah diumumkan:
| Tahap | Tanggal |
|---|---|
| Cum date di pasar reguler dan negosiasi | sebelum tanggal pencatatan DPS |
| Pencatatan dalam DPS | 28 April 2026 |
| Pembayaran dividen final | 18 Mei 2026 |
Jadwal ini penting bagi investor yang ingin memastikan kepemilikan sahamnya tercatat sebelum tanggal pencatatan. Dengan begitu, hak atas dividen final dapat diterima sesuai ketentuan perseroan.
Yield dividen dan kinerja laba
Berdasarkan harga saham UNTR di level Rp31.525 per saham, dividen final Rp1.096 per saham menghasilkan estimasi dividend yield sekitar 3,48 persen. Angka ini menjadi salah satu pertimbangan investor yang mencari emiten dengan kebijakan pembagian laba yang konsisten.
Pembagian dividen besar ini tetap menarik perhatian pasar karena laba bersih UNTR pada 2025 tercatat Rp14,81 triliun. Meski kuat, capaian tersebut turun 24,17 persen dibandingkan laba bersih 2024 yang mencapai Rp19,53 triliun.
Perbandingan dengan tahun buku 2024 juga menunjukkan skala distribusi laba yang besar. Pada periode itu, UNTR membagikan dividen Rp2.151 per saham dengan total sekitar Rp7,8 triliun.
Apa yang perlu diperhatikan investor
Keputusan dividen UNTR menunjukkan bahwa perseroan masih menjaga kebijakan pembagian laba kepada pemegang saham di tengah penurunan laba tahunan. Bagi investor, informasi ini penting karena dividen sering dipakai sebagai indikator arus kas perusahaan dan daya tarik investasi jangka panjang.
Selain itu, jadwal pembayaran pada 18 Mei 2026 memberi kepastian waktu bagi pemegang saham yang telah tercatat dalam DPS. Di tengah volatilitas pasar, kepastian dividen sering menjadi faktor yang ikut menopang minat terhadap saham emiten berbasis komoditas dan alat berat seperti UNTR.
Dengan pembagian dividen final Rp1.096 per saham ini, UNTR menutup tahun buku 2025 dengan total distribusi laba yang besar dan tetap berada dalam sorotan investor yang memantau emiten pembagi dividen di Bursa Efek Indonesia.









