BRICS Salip G7, Putin Ungkap Pergeseran Pusat Ekonomi Dunia

Peta ekonomi dunia mulai bergerak ke arah baru ketika negara-negara BRICS dinilai semakin kuat dalam mendorong pertumbuhan global. Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pergeseran ini menandai berakhirnya dominasi tunggal negara maju dalam menentukan arah ekonomi dunia.

Dalam sesi pleno St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026, Putin mengatakan pusat pertumbuhan kini tidak lagi terkonsentrasi di negara-negara Barat. Ia menilai negara berkembang, terutama di belahan bumi selatan, semakin mengambil peran penting dalam membentuk peta ekonomi yang lebih luas dan lebih tersebar.

BRICS Menguat di Tengah Perubahan Global

Putin menyebut perubahan yang terjadi bukan sekadar soal angka pertumbuhan, tetapi juga perubahan struktur ekonomi dunia. Menurut dia, transformasi itu terlihat dari munculnya kelas menengah baru, tumbuhnya industri domestik, kemajuan sains dan teknologi, serta meluasnya pasar di banyak negara berkembang.

Ia mengatakan kondisi tersebut membuat pertumbuhan ekonomi menjadi lebih merata. “Saya ingin mengatakan, dalam hal ini, bahwa dunia menjadi lebih adil, lebih merata, karena pertumbuhan ekonomi meluas ke semakin banyak negara,” ujar Putin di St. Petersburg.

Kontribusi BRICS Mengungguli G7

Dalam pemaparan yang sama, Putin menegaskan bahwa BRICS kini menjadi motor penting pertumbuhan ekonomi dunia. Ia mengatakan hampir separuh pertumbuhan ekonomi global dalam lima tahun terakhir berasal dari negara-negara BRICS.

Berdasarkan data yang ia sampaikan, sekitar 49 persen pertumbuhan ekonomi dunia berasal dari BRICS, sementara kontribusi negara-negara G7 hanya sekitar 18 persen. Putin juga menyebut bahwa pada periode 2020-2025, ekonomi global tumbuh rata-rata 4,1 persen per tahun, dengan 2 persen di antaranya berasal dari BRICS dan hanya 0,8 persen dari G7.

Putin bahkan menyatakan BRICS telah melampaui G7 dari sisi kontribusi terhadap produk domestik bruto dunia berdasarkan paritas daya beli. Ia mengatakan pangsa BRICS mencapai 40 persen, sedangkan G7 berada di bawah 29 persen.

Proyeksi Pertumbuhan Masih Memihak BRICS

Putin juga mengutip proyeksi lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia yang memperkirakan BRICS akan tetap tumbuh lebih cepat dibanding rata-rata dunia. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi global hanya diperkirakan mencapai 1,1 persen per tahun, sementara negara-negara BRICS bisa tumbuh lebih dari 4 persen.

Pandangan itu memperkuat gambaran bahwa BRICS bukan lagi sekadar kelompok kerja sama negara berkembang, melainkan aktor besar dalam arsitektur ekonomi internasional. Pergeseran ini menunjukkan bahwa pusat pertumbuhan makin menyebar ke kawasan baru dan memberi ruang lebih besar bagi negara-negara yang sebelumnya berada di pinggiran ekonomi global.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button