Aliansi Industri Event Menulis White Paper, Langkah Awal Advokasi Kebijakan Lintas Sektor

Author: Qoo Media

Aliansi Industri Event Indonesia mulai menyusun white paper sebagai langkah awal untuk memperkuat posisi industri event nasional dalam percakapan kebijakan publik. Dokumen ini disiapkan sebagai rujukan bersama untuk memetakan persoalan utama di sektor event sekaligus menjadi dasar advokasi kepada pemerintah dan pemangku kepentingan lain.

Ketua Umum Forum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana, menyebut white paper itu akan berperan seperti ensiklopedia industri event. Ia mengatakan penyusunan dokumen dimulai dari pemahaman masalah secara menyeluruh sebelum masuk ke tahap rekomendasi kebijakan yang lebih spesifik.

Peta awal persoalan industri event

Menurut aliansi, industri event memiliki beragam tantangan yang tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan parsial. Karena itu, white paper disusun untuk mengumpulkan data, mengurai akar masalah, dan menyatukan bahasa advokasi antarorganisasi di dalam ekosistem event.

Pendekatan ini penting karena industri event bersentuhan dengan banyak sektor, mulai dari pariwisata, kebudayaan, keuangan, hingga perencanaan pembangunan. Dalam praktiknya, kebijakan yang memengaruhi event sering kali lahir dari lebih dari satu kementerian atau lembaga, sehingga diperlukan dokumen yang mampu menjembatani kebutuhan industri dengan arah regulasi pemerintah.

Tiga dokumen advokasi berjenjang

Aliansi tidak berhenti pada white paper. Setelah itu, mereka menyiapkan thematic paper untuk memperdalam isu di setiap pilar kebijakan yang sudah ditetapkan.

  1. White paper: memetakan persoalan utama dan memberi gambaran umum industri event.
  2. Thematic paper: membahas masing-masing pilar secara lebih rinci agar rekomendasi lebih tajam.
  3. Position paper: merumuskan tuntutan dan harapan industri untuk disampaikan kepada pemangku kepentingan.

Skema bertahap ini menunjukkan bahwa aliansi ingin membangun advokasi berbasis data, bukan hanya reaksi terhadap kebijakan yang sudah terbit. Model seperti ini juga memudahkan industri menyusun argumen yang lebih kuat saat berdialog dengan pemerintah.

Target advokasi lintas kementerian dan daerah

Dalam tahap advokasi, aliansi menargetkan sejumlah institusi strategis, termasuk Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Keuangan, dan Bappenas. Pemerintah daerah juga masuk dalam daftar penting karena banyak kegiatan event bergantung pada perizinan, tata ruang, infrastruktur, dan dukungan ekosistem di daerah.

Andro menegaskan, dokumen yang disusun tidak boleh berhenti sebagai laporan normatif. Karena itu, penyusunannya didasarkan pada kajian empiris dan akan diuji oleh kalangan akademisi agar hasilnya lebih kredibel saat dipakai sebagai dasar kebijakan.

Kolaborasi lintas asosiasi jadi kekuatan utama

Aliansi Industri Event Indonesia dibentuk dari kolaborasi lintas asosiasi dan komunitas yang mewakili subsektor berbeda dalam ekosistem event nasional. Di dalamnya ada Backstagers Indonesia, IVENDO, APMI, dan AVJI yang membawa sudut pandang masing-masing dari pelaku lapangan.

Kehadiran banyak organisasi dalam satu aliansi memberi peluang untuk menyatukan data, pengalaman industri, dan kebutuhan regulasi ke dalam satu kerangka yang lebih utuh. Pola ini juga memperbesar peluang agar suara industri event terdengar lebih solid saat berhadapan dengan pembuat kebijakan.

Mengapa white paper penting bagi industri event

Kehadiran white paper dinilai relevan karena industri event membutuhkan kepastian regulasi, pengakuan sektor, dan dukungan kebijakan yang sesuai dengan karakter usahanya. Tanpa landasan data yang kuat, aspirasi pelaku event sering sulit diterjemahkan menjadi kebijakan yang konkret.

White paper juga dapat menjadi alat komunikasi yang efektif untuk menjelaskan bahwa industri event bukan hanya soal hiburan atau penyelenggaraan acara semata. Sektor ini berkaitan dengan banyak lapangan kerja, rantai pasok kreatif, mobilitas ekonomi lokal, dan aktivitas lintas industri yang memberi dampak ke berbagai daerah.

Dalam konteks itu, penyusunan dokumen kebijakan oleh aliansi menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi industri event di mata pemerintah. Jika kajiannya konsisten dan mendapat verifikasi akademik, white paper berpeluang menjadi referensi penting dalam pembahasan kebijakan lintas sektor yang memengaruhi pertumbuhan industri event nasional.

Source: www.beritasatu.com
Terbaru