IHSG membuka perdagangan Senin dengan penguatan tipis dan bergerak ke level 7.645 pada pukul 09.10 WIB. Pada awal sesi, indeks sempat dibuka di 7.663 sebelum berfluktuasi di zona hijau.
Data RTI menunjukkan IHSG sempat bergerak dalam rentang 7.622 hingga 7.671 pada pagi hari itu. Aktivitas transaksi juga terpantau cukup aktif dengan nilai perdagangan mencapai Rp 2,19 triliun dan volume 4,92 miliar lembar saham.
Pergerakan Saham Masih Campuran
Meski indeks menguat, arah saham dalam bursa belum sepenuhnya sejalan. Tercatat 272 saham naik, 284 saham turun, dan 177 saham stagnan.
Kondisi ini menunjukkan pasar bergerak selektif pada awal pekan. Pelaku pasar tampak masih menimbang sentimen yang berkembang sambil menjaga posisi di saham-saham tertentu.
Kinerja Jangka Pendek Lebih Baik
Dalam sepekan terakhir, IHSG masih mencatat kenaikan 1,71 persen. Kinerja satu bulan juga terlihat lebih kuat dengan pertumbuhan 6,88 persen.
Penguatan jangka pendek ini memberi sinyal bahwa indeks tetap punya daya tahan di tengah pergerakan yang naik-turun. Namun, arah menengah dan panjang masih menunjukkan tekanan yang belum sepenuhnya reda.
Tekanan Masih Terlihat di Periode Lebih Panjang
Jika dihitung dalam tiga bulan terakhir, IHSG masih terkoreksi 14,61 persen. Dalam enam bulan, indeks juga turun 5,16 persen.
Secara akumulatif sepanjang tahun kalender 2026, IHSG masih mencatat penurunan 11,78 persen dari posisi awal tahun. Data ini memperlihatkan bahwa penguatan pada pembukaan perdagangan Senin belum cukup untuk menghapus pelemahan yang terjadi sebelumnya.
Aktivitas Awal Pekan Cukup Aktif
Frekuensi transaksi yang tercatat di sistem bursa mencapai 357.646 kali pada periode laporan tersebut. Angka ini menandakan pasar bergerak aktif sejak pembukaan, meski arah harga masih belum seragam.
Kombinasi antara penguatan indeks dan dominasi saham yang melemah mencerminkan pasar yang belum kompak. Situasi seperti ini kerap muncul saat investor menunggu kepastian arah setelah pembukaan perdagangan.
IHSG sendiri memulai hari dengan posisi yang lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya, tetapi tekanan jual masih muncul di sejumlah saham. Pergerakan dalam kisaran sempit pada pagi hari ini memperlihatkan bahwa pasar masih mencari keseimbangan baru di tengah sentimen yang belum sepenuhnya stabil.







