
Securities Commission Malaysia (SC) bersama Bursa Malaysia meluncurkan program kolaboratif MY Value Up sebagai upaya mendorong peningkatan nilai jangka panjang perusahaan publik. Inisiatif ini diarahkan untuk mengubah emiten menjadi proposisi investasi yang lebih menarik secara global, sejalan dengan Masterplan Pasar Modal 2026-2030.
Program tersebut hadir di tengah target besar pasar modal Malaysia yang ingin tumbuh melampaui Produk Domestik Bruto (PDB). Pemerintah memproyeksikan nilai pasar modal naik dari RM4,3 triliun pada 2025 menjadi sekitar RM5,8 triliun hingga RM6,3 triliun pada 2030.
Fokus pada perusahaan publik terbesar
MY Value Up menyasar 88 perusahaan publik yang mewakili sekitar 80 persen kapitalisasi pasar di Bursa Malaysia. Kelompok emiten itu dipilih karena memiliki pengaruh besar terhadap arah pasar dan sentimen investor.
Perusahaan yang masuk program ini masing-masing memiliki kapitalisasi pasar minimal sekitar RM4,2 triliun. Dengan basis itu, otoritas pasar modal ingin mendorong perusahaan-perusahaan besar agar lebih aktif menjelaskan strategi pertumbuhan dan rencana penciptaan nilai kepada pasar.
Ketua SC Datuk Mohammad Faiz Azmi menyebut rencana induk baru tersebut membawa visi yang lebih berani bagi pasar modal yang dinamis dan kompetitif. Ia menegaskan pentingnya pergeseran budaya dari sekadar patuh pada aturan menjadi budaya yang fokus pada penciptaan nilai.
"Our goal is to move together from a culture of mere compliance to one of active value creation," kata Datuk Mohammad Faiz Azmi.
Dorong tata kelola dan disiplin modal
Selain mendorong komunikasi strategi bisnis, program ini juga menitikberatkan penguatan pengawasan dewan direksi dan akuntabilitas. SC dan Bursa Malaysia ingin memastikan perusahaan publik tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menjaga disiplin modal dan orientasi jangka panjang.
Pendekatan itu dinilai penting untuk membangun kepercayaan pasar dan memperkuat kualitas keputusan korporasi. Fokus pada nilai jangka panjang juga diharapkan membantu emiten membandingkan kinerja mereka dengan standar terbaik, bukan hanya di dalam negeri tetapi juga di tingkat regional dan lebih luas.
Datuk Mohammad Faiz Azmi menambahkan bahwa para perusahaan publik utama perlu memperluas sudut pandang mereka. Ia mendorong agar emiten tidak berhenti pada tolok ukur domestik, melainkan juga melihat posisi mereka terhadap perusahaan terbaik di kawasan dan di luar kawasan.
Peran Bursa Malaysia dalam penemuan harga
CEO Bursa Malaysia Datuk Fad’l Mohamed mengatakan inisiatif MY Value Up ditujukan untuk mendukung penemuan harga yang lebih efektif di pasar. Dengan informasi yang lebih jelas tentang strategi dan prospek perusahaan, investor dapat menilai nilai wajar emiten secara lebih tepat.
"Ultimately, this supports more effective price discovery and contributes to a more vibrant capital market that recognises and rewards long-term corporate value," ujar Datuk Fad’l Mohamed.
Pendekatan tersebut juga diharapkan membuat pasar modal lebih hidup dan lebih responsif terhadap kinerja fundamental perusahaan. Dalam kerangka ini, nilai jangka panjang perusahaan menjadi faktor yang lebih kuat dalam pembentukan harga saham.
Tantangan tata kelola masih membayangi
Meski program ini dipandang ambisius, sejumlah tantangan lama masih membayangi pasar saham Malaysia. Laporan The Edge Malaysia menyoroti persoalan tata kelola perusahaan dan lemahnya penegakan hukum yang kredibel sebagai hambatan yang kerap menekan kinerja bursa.
Sejumlah kasus manipulasi pasar di masa lalu dan skandal korporasi besar seperti Serba Dinamik juga disebut sebagai catatan penting bagi kepercayaan investor. Karena itu, keberhasilan MY Value Up akan sangat bergantung pada konsistensi implementasi dan kemampuan otoritas memperbaiki persepsi pasar.
Dukungan data dan literasi investor
Untuk memperkuat pelaksanaan program, sebuah buku panduan yang menjabarkan ekspektasi di bawah MY Value Up akan dirilis pada paruh pertama tahun ini. Panduan tersebut diharapkan memberi arahan yang lebih jelas bagi perusahaan publik dalam menjalankan agenda penciptaan nilai.
SC dan Bursa Malaysia juga menautkan inisiatif ini dengan peningkatan literasi keuangan dan aksesibilitas bagi investor ritel. Pemanfaatan kecerdasan buatan dan platform digital menjadi bagian dari langkah untuk memperluas jangkauan informasi pasar dan memudahkan investor memahami kualitas emiten secara lebih baik.
Dengan kombinasi dorongan tata kelola, disiplin modal, dan komunikasi strategi yang lebih kuat, MY Value Up diposisikan sebagai salah satu langkah kunci dalam memperkuat daya saing pasar modal Malaysia. Program ini menempatkan nilai jangka panjang perusahaan sebagai pusat perhatian, sekaligus memberi sinyal bahwa pasar ingin memberi penghargaan lebih besar kepada emiten yang mampu tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.









