Kementan Perkuat Industri Susu Nasional, Langkah Menentukan untuk Gizi dan Kemandirian Pangan

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono memastikan pemerintah terus memperkuat industri susu nasional melalui penambahan populasi sapi perah, peningkatan produksi susu dalam negeri, dan dorongan konsumsi susu masyarakat. Langkah ini disebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sudaryono menyampaikan bahwa penguatan sektor persusuan tidak hanya menyangkut urusan produksi dan ekonomi, tetapi juga terkait langsung dengan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Susu dipandang sebagai sumber protein hewani yang penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak.

Fokus pada gizi dan ketahanan pangan

Dalam peringatan Hari Susu Nusantara 2026 di Jakarta, Sudaryono menegaskan bahwa penguatan industri susu menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan manusia. Ia menilai, upaya itu sejalan dengan target melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Sudaryono mengatakan peningkatan gizi masyarakat, terutama anak-anak, juga mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan dan pemenuhan gizi sebagai agenda strategis nasional. Karena itu, sektor persusuan mendapat perhatian lebih dalam pelaksanaan program prioritas pemerintah.

“Hal tersebut juga menjadi momentum penting untuk membangkitkan sektor persusuan nasional seiring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.

Dorong produksi dalam negeri

Pemerintah saat ini juga memusatkan perhatian pada peningkatan kapasitas produksi susu domestik agar ketergantungan terhadap impor bisa ditekan. Salah satu langkah utama yang disiapkan adalah memperbanyak populasi sapi perah sehingga pasokan susu nasional dapat tumbuh mengikuti kebutuhan masyarakat.

Saat ini, kebutuhan susu nasional masih banyak dipenuhi dari impor. Kondisi itu membuat pemerintah mendorong penguatan ekosistem persusuan dari hulu hingga hilir agar kemandirian pangan bisa meningkat.

Dampak bagi peternak dan industri

Penguatan industri susu nasional tidak hanya diarahkan untuk menutup kebutuhan konsumsi, tetapi juga untuk memperkuat kesejahteraan peternak sapi perah di berbagai daerah. Pemerintah berharap ekosistem yang lebih kuat dapat memberi manfaat langsung bagi pelaku usaha dan peternak di tingkat lapangan.

Sudaryono yang juga menjabat Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia menekankan bahwa pembangunan sektor susu harus berjalan terpadu, mulai dari populasi ternak, produksi, hingga konsumsi. Dengan begitu, kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi sekaligus mendorong kemandirian industri persusuan nasional.

Source: www.beritasatu.com
Exit mobile version