PT Bank Mestika Dharma Tbk. (BBMD) resmi menetapkan pembagian dividen tunai senilai Rp90,00 miliar untuk tahun buku 2025. Nilai tersebut setara dengan Rp22,33 per lembar saham dan akan dibagikan kepada pemegang saham yang memenuhi ketentuan pada jadwal yang telah diumumkan perseroan.
Keputusan itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa (9/6/2026). Manajemen Bank Mestika Dharma menyampaikan bahwa pembagian dividen dilakukan setelah memperhitungkan saham treasuri yang dimiliki perseroan, sehingga dividen akan diterima oleh 4.029.124.600 lembar saham.
Rencana penggunaan laba tersisa
Selain membagikan dividen, perseroan juga menyiapkan sisa laba untuk memperkuat struktur permodalan. Dana itu juga akan diarahkan untuk pengembangan teknologi digital, peningkatan layanan nasabah, penguatan sistem, perluasan operasional perbankan, serta peningkatan sumber daya manusia.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa BBMD tetap menjaga keseimbangan antara imbal hasil bagi pemegang saham dan kebutuhan penguatan bisnis. Dengan demikian, laba tidak hanya dibagikan, tetapi juga dipakai untuk menopang ekspansi dan daya saing bank ke depan.
Perbandingan dengan tahun sebelumnya
Besaran dividen tahun buku 2025 tercatat lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun buku 2024, Bank Mestika Dharma membagikan dividen tunai Rp138 miliar atau Rp34,25 per saham, sedangkan pada tahun buku 2023 perseroan juga menyalurkan dividen Rp138 miliar dari laba bersih Rp416,1 miliar.
Perubahan nominal dividen ini menjadi perhatian investor karena mencerminkan kebijakan pembagian laba perusahaan pada periode berjalan. Meski lebih kecil, keputusan tetap memberi sinyal bahwa perseroan mempertahankan komitmen untuk berbagi keuntungan kepada pemegang saham.
Jadwal lengkap dividen BBMD
Perseroan telah merinci tahapan perdagangan saham yang berkaitan dengan hak dividen. Jadwal ini penting bagi investor yang ingin memastikan kepemilikan sahamnya tercatat sebelum batas waktu yang ditetapkan.
- Akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 18 Juni 2026
- Awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen atau ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 19 Juni 2026
- Awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen di pasar tunai: 23 Juni 2026
- Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen atau recording date: 22 Juni 2026
- Pembayaran dividen tunai: 9 Juli 2026
Kewenangan pelaksanaan pembayaran
Setelah keputusan RUPSLB disetujui, para pemegang saham juga memberikan kuasa kepada direksi untuk mengatur tata cara pembayaran dividen. Perseroan akan mengumumkan pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bagi investor BBMD, jadwal ini menjadi acuan utama untuk mencermati momentum perdagangan saham dan pencatatan hak dividen. Dengan nominal Rp90,00 miliar dan pembayaran yang sudah dijadwalkan, perhatian pasar akan tertuju pada realisasi pembagian laba dan langkah perseroan menjaga kinerja ke depan.
Source: finansial.bisnis.com