
Bagi wisatawan yang hendak ke Rusia, urusan internet kini perlu masuk daftar persiapan utama bersama paspor dan tiket. Sejumlah laporan dari St. Petersburg menunjukkan koneksi digital di sana tidak lagi semudah dulu, mulai dari jaringan yang tidak stabil hingga akses ke situs dan aplikasi yang terbatas.
Kondisi itu membuat eSIM dan VPN menjadi bekal penting sebelum berangkat. Dengan persiapan sejak awal, pelancong bisa mengurangi risiko kesulitan saat baru tiba, terutama ketika membutuhkan transportasi, peta, komunikasi, atau akses ke layanan digital yang biasa dipakai sehari-hari.
Internet di Rusia tidak selalu mudah diandalkan
Pengalaman sejumlah jurnalis yang hadir di St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026 menggambarkan tantangan nyata soal koneksi internet. Mereka melaporkan sinyal yang kerap bermasalah, pembelian kartu SIM lokal yang tidak lagi semudah sebelumnya, serta keterbatasan akses pada sejumlah situs dan aplikasi.
Risa, jurnalis Liputan6 yang pernah ke Moskow pada 2024, bahkan membandingkan situasi yang ia alami saat itu dengan kondisi sekarang. Ia menilai akses komunikasi pada kunjungan terdahulu masih jauh lebih mudah, termasuk pembelian kartu SIM lokal yang kala itu bisa dilakukan langsung setibanya di bandara.
Namun, ia menyebut situasinya telah berubah dan menyarankan wisatawan menyiapkan eSIM dari jauh-jauh hari. Menurutnya, langkah itu lebih aman karena kartu digital bisa diaktifkan saat sudah berada di Rusia tanpa perlu mencari gerai operator setibanya di sana.
Mengapa eSIM lebih disarankan
Bagi banyak pelancong, eSIM menjadi opsi yang praktis karena bisa dipasang sebelum keberangkatan. Cara ini membantu wisatawan langsung terhubung ke internet saat mendarat, tanpa harus mengandalkan proses pembelian SIM lokal yang kini dinilai lebih rumit.
Artikel referensi menyebut, pembelian kartu SIM lokal oleh warga negara asing di Rusia tidak semudah sebelumnya. Sejumlah operator menerapkan verifikasi identitas yang lebih ketat, sehingga wisatawan kerap kesulitan memperoleh nomor lokal dalam waktu singkat.
Kondisi tersebut membuat eSIM jadi pilihan yang lebih efisien untuk menjaga koneksi dasar selama perjalanan. Langkah ini juga membantu wisatawan tetap bisa membuka aplikasi penting, seperti peta, transportasi daring, dan layanan komunikasi.
VPN juga perlu disiapkan sebelum berangkat
Selain eSIM, VPN menjadi perangkat lunak yang banyak disarankan untuk dibawa wisatawan internasional. Sebab, beberapa layanan digital dan situs internasional di Rusia dilaporkan tidak selalu dapat diakses secara normal tanpa bantuan VPN.
VPN membantu pengguna membuka layanan yang biasa dipakai sehari-hari, termasuk platform komunikasi dan situs luar negeri. Meski begitu, artikel referensi menegaskan wisatawan tetap perlu memilih VPN yang legal dan terpercaya agar keamanan data pribadi tetap terjaga.
Kebutuhan ini menjadi semakin penting karena akses internet di Rusia disebut bisa terasa rumit dan tidak stabil. Dalam situasi seperti itu, VPN dapat menjadi salah satu cara untuk mempertahankan akses ke layanan yang dibutuhkan selama berada di luar negeri.
Koneksi yang tidak stabil bisa mengganggu aktivitas wisata
Gangguan internet bukan hanya soal nyaman atau tidak nyaman, tetapi juga bisa berdampak langsung pada mobilitas wisatawan. Aplikasi transportasi, penerjemah bahasa, hingga pembayaran digital sangat bergantung pada jaringan yang stabil.
Franc, jurnalis asal Thailand yang ikut hadir di SPIEF 2026, mengaku sempat mengalami gangguan koneksi selama berada di St. Petersburg. Ia menyampaikan bahwa internetnya tidak berjalan lancar, bahkan pada satu waktu sama sekali tidak bisa digunakan.
Dalam konteks perjalanan, situasi seperti ini dapat merepotkan wisatawan yang baru tiba dan belum mengenal lingkungan sekitar. Karena itu, koneksi cadangan lewat eSIM dan akses aman melalui VPN menjadi persiapan yang layak diprioritaskan sebelum berangkat ke Rusia.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum terbang
Wisatawan sebaiknya tidak menunggu setelah mendarat untuk mengurus koneksi internet. Menyiapkan eSIM dari negara asal memberi ruang lebih besar untuk memastikan perangkat langsung tersambung ketika tiba di Rusia.
Di saat yang sama, VPN yang aman juga perlu diunduh dan diuji sebelum perjalanan dimulai. Dengan begitu, pelancong memiliki dua lapis kesiapan untuk menghadapi kondisi jaringan yang berubah-ubah dan akses digital yang terbatas di lapangan.
Persiapan ini menjadi semakin relevan karena akses internet di Rusia, menurut laporan yang dikutip dari News Hour, bukan hanya soal kualitas jaringan, tetapi juga berkaitan dengan kontrol yang lebih ketat atas lalu lintas daring. Karena itu, wisatawan yang menuju Rusia lebih baik menata kebutuhan digital sejak awal agar perjalanan tetap berjalan lancar.
Source: www.medcom.id








