Gejolak Geopolitik Bikin Asumsi Harga Minyak Sulit Dipatok, Pemerintah Waspada RAPBN

Gejolak geopolitik global membuat pemerintah harus lebih hati-hati dalam menyusun asumsi dasar harga minyak untuk RAPBN 2027. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan, pergerakan harga minyak dan gas dunia kini sangat dinamis sehingga sulit diprediksi secara stabil.

Dalam kondisi seperti ini, harga energi bisa naik tajam dalam waktu singkat lalu kembali terkoreksi tidak lama setelahnya. Situasi tersebut membuat penetapan proyeksi harga menjadi tantangan besar karena pemerintah harus mencari angka rata-rata yang benar-benar mewakili kondisi pasar.

Harga energi global sulit dibaca

Bahlil menjelaskan, ketidakpastian geopolitik di berbagai kawasan dunia berdampak langsung pada pasar migas. Karena itu, pemerintah tidak bisa menetapkan asumsi harga hanya berdasarkan pergerakan sesaat, melainkan harus menunggu perkembangan internasional yang lebih jelas.

Ia menyampaikan hal tersebut saat rapat bersama Komisi XII DPR di Jakarta, Senin (15/6/2026). Menurut dia, volatilitas harga minyak dan gas masih tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda stabil dalam waktu dekat.

Pemerintah cermati asumsi RAPBN 2027

Proses menyusun asumsi harga minyak dan gas untuk RAPBN 2027 memerlukan kehati-hatian ekstra. Pemerintah perlu menghitung rata-rata harga yang tepat agar proyeksi yang dipakai dalam anggaran tetap relevan dengan kondisi pasar global.

Bahlil menilai pencarian angka acuan itu tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Kondisi geopolitik yang belum menentu membuat pemerintah harus terus memantau arah pasar energi sebelum mengambil keputusan final.

BBM bersubsidi tetap jadi perhatian

Di tengah fluktuasi harga energi dunia, pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi. Langkah ini diarahkan untuk melindungi daya beli masyarakat yang paling rentan terhadap tekanan ekonomi.

Bahlil mengatakan pemerintah berpegang pada arahan Presiden Prabowo Subianto agar kelompok penerima manfaat subsidi tidak terbebani kenaikan harga energi. Ia juga menegaskan pemerintah bersepakat untuk tidak menaikkan BBM bersubsidi meski harga minyak global terus bergerak dinamis.

Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa tantangan penetapan asumsi harga minyak tidak hanya berkaitan dengan hitungan fiskal, tetapi juga menyangkut perlindungan masyarakat di tengah pasar energi global yang masih bergejolak.

Source: www.beritasatu.com

Terkait