TASPEN Resmikan Kantor Cabang Mamuju Berkonsep ESG, Layanan Pensiunan Naik Kelas Tanpa Mengabaikan Lingkungan

PT TASPEN (Persero) meresmikan gedung Kantor Cabang Mamuju sebagai kantor cabang pertama yang mengusung konsep Environmental, Social, and Governance atau ESG. Peresmian ini menjadi langkah baru TASPEN dalam menghadirkan layanan yang lebih modern, sekaligus menunjukkan perhatian pada aspek keberlanjutan dalam operasional kantor.

Acara peresmian dihadiri Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto beserta jajaran direksi, serta unsur pemerintah daerah, FORKOPIMDA, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD se-Sulawesi Barat, pimpinan BUMN di Sulawesi Barat, dan Direksi TASPEN Group.

Dukungan terhadap pelayanan peserta di Sulawesi Barat

Suhardi Duka menilai kehadiran kantor cabang tersebut tidak hanya memperkuat layanan bagi peserta TASPEN di Sulawesi Barat, tetapi juga memberi contoh penerapan prinsip keberlanjutan. Ia menyoroti keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL sebagai salah satu elemen penting dalam gedung itu.

“Gedung ini memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga limbah yang dibuang tidak merusak lingkungan,” ujar Suhardi. Ia menambahkan bahwa fasilitas ini patut diapresiasi karena dapat menjadi contoh pengelolaan yang lebih bertanggung jawab di daerah.

Fitur gedung yang mengusung efisiensi dan aksesibilitas

Selain IPAL, gedung Kantor Cabang Mamuju juga dilengkapi fitur yang mendukung efisiensi operasional dan kenyamanan layanan. TASPEN menerapkan pencahayaan alami, sarana ramah disabilitas, serta teknologi akses biometrik berbasis pengenalan wajah.

Seluruh fasilitas itu dirancang untuk mendukung layanan bagi 31.991 peserta aktif dan 16.082 peserta pensiun di Sulawesi Barat. Pendekatan tersebut juga menunjukkan upaya TASPEN menghadirkan layanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta.

Transformasi layanan di tengah pemulihan daerah

Direktur Utama PT TASPEN (Persero), Rony Hanityo Aprianto, menyampaikan bahwa kehadiran kantor baru ini menjadi bagian dari transformasi perusahaan dalam memperbaiki layanan di masa depan. Ia menegaskan bahwa TASPEN hadir untuk melayani peserta di lima wilayah kabupaten di Sulawesi Barat.

Pembangunan gedung ini juga berkaitan dengan upaya pemulihan layanan setelah berbagai tantangan yang terjadi di wilayah tersebut. Pandemi COVID-19 dan gempa bumi yang melanda Mamuju dan sekitarnya sempat memengaruhi kebutuhan layanan peserta, sehingga TASPEN menyiapkan posko pelayanan pascabencana agar akses tetap terjaga.

Simbol penguatan peran TASPEN

Kantor Cabang Mamuju kini menjadi penanda penguatan layanan sekaligus simbol ketangguhan TASPEN dalam melindungi ASN dan pensiunan. Di sisi lain, keberadaan gedung ini memperlihatkan arah transformasi perusahaan yang ingin memperkuat perannya sebagai Center of Excellence dalam pengelolaan jaminan sosial ASN dan Pejabat Negara.

TASPEN juga menempatkan peresmian ini sebagai bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola yang baik, serta pembangunan yang inklusif dan ramah lingkungan. Dengan konsep ESG yang diterapkan, kantor cabang tersebut diposisikan bukan hanya sebagai pusat layanan, tetapi juga sebagai contoh fasilitas publik yang memperhatikan keberlanjutan.

Source: finansial.bisnis.com

Terkait