PT ASDP Indonesia Ferry mencatat 418.600 penumpang dan pengguna jasa telah memanfaatkan diskon tarif penyeberangan selama masa libur sekolah. Jumlah itu setara 34,69 persen dari target 1,2 juta penerima manfaat, sementara kuota program masih tersedia untuk perjalanan antarpulau.
Program stimulus tarif ini berlangsung hingga 5 Juli 2026 dan sudah dibuka untuk pemesanan sejak 6 Juni 2026. Hingga 25 Juni 2026, realisasi penyerapan subsidi tercatat sekitar Rp7 miliar dari total alokasi anggaran Rp26 miliar.
Minat tinggi selama libur sekolah
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menilai tingginya pemanfaatan program menunjukkan stimulus tarif dari pemerintah benar-benar membantu mobilitas masyarakat. Ia juga menyebut program ini ikut mendorong aktivitas ekonomi selama periode libur sekolah.
Heru mengatakan realisasi yang baru mencapai 34,69 persen berarti peluang untuk menikmati manfaat program masih terbuka lebar. ASDP pun mendorong masyarakat yang hendak menyeberang antarpulau agar segera membeli tiket supaya jadwal keberangkatan lebih mudah didapat.
14 pelabuhan dan tujuh lintasan strategis
Diskon tarif penyeberangan ini berlaku di 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan strategis nasional. Rute yang masuk program mencakup Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kayangan–Poto Tano, Tanjung Uban–Telaga Punggur, Ajibata–Ambarita, serta Sape–Labuan Bajo.
Program tersebut bisa digunakan oleh penumpang pejalan kaki serta kendaraan Golongan II dan Golongan IVA. Skema ini membuat stimulus lebih luas dimanfaatkan oleh masyarakat yang melakukan perjalanan antarpulau selama musim libur sekolah.
Potongan tarif dan cara pemesanan
Melalui program ini, pengguna jasa mendapat diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan. Secara rata-rata, potongan itu setara sekitar 21,9 persen dari total tarif tiket penyeberangan.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengimbau masyarakat untuk memesan tiket lebih awal melalui kanal resmi. ASDP mendorong pemesanan lewat aplikasi Ferizy dan situs trip.ferizy.com agar pengguna mendapat jadwal yang sesuai kebutuhan sekaligus membantu kelancaran operasional pelabuhan.
Merak-Bakauheni jadi salah satu lintasan utama
Sebagai lintasan penyeberangan tersibuk di Indonesia, Merak–Bakauheni juga ikut menerapkan program diskon untuk layanan Reguler dan Express. Pada layanan Reguler, tarif penumpang pejalan kaki menjadi sekitar Rp18.100, kendaraan Golongan II sebesar Rp46.400, dan kendaraan Golongan IVA sekitar Rp431.200.
Pada layanan Express, tarif penumpang menjadi sekitar Rp44.000, kendaraan Golongan II sebesar Rp83.616, dan kendaraan Golongan IVA sebesar Rp550.937. ASDP berharap masyarakat memanfaatkan stimulus ini sebelum periode berakhir pada 5 Juli 2026 agar perjalanan antarpulau tetap lancar selama libur sekolah.
Source: www.suara.com






