PT Pertamina Patra Niaga memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menjaga pasokan BBM bagi nelayan di sentra nelayan, kampung nelayan, dan pelabuhan perikanan. Langkah ini diarahkan untuk mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sekaligus menjaga aktivitas ekonomi masyarakat pesisir tetap bergerak.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyebut penyediaan energi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi pesisir. Ia menegaskan dukungan perusahaan terhadap pengembangan kampung nelayan sebagai bagian dari penguatan produktivitas sektor perikanan nasional.
Sinergi untuk ekosistem ekonomi pesisir
Mars Ega mengatakan energi berperan langsung dalam menggerakkan produktivitas masyarakat pesisir. Ia juga menyebut Pertamina Patra Niaga siap memastikan layanan energi hadir hingga ke pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Kerja sama itu ditandai melalui penandatanganan antara Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian KP Lotharia Latif dan Mars Ega di Jakarta. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dan BUMN untuk memperkuat dukungan terhadap sektor kelautan dan perikanan.
Perluasan layanan BBM untuk nelayan
Sebagai subholding downstream Pertamina, Pertamina Patra Niaga menyatakan komitmennya untuk menghadirkan layanan energi yang andal di wilayah pesisir. Saat ini, perusahaan telah mengoperasikan 416 SPBU nelayan di berbagai wilayah Indonesia.
Infrastruktur itu menjadi penopang penting bagi aktivitas melaut dan memperluas akses BBM bagi sektor perikanan. Melalui jaringan tersebut, kebutuhan energi nelayan diharapkan lebih mudah dijangkau dan lebih terjamin.
Dukung program Kampung Nelayan Merah Putih
Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kementerian KP juga diarahkan untuk mendukung operasional Kampung Nelayan Merah Putih. Perusahaan menargetkan layanan energi yang konsisten dapat membantu kawasan itu berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Dukungan itu juga melibatkan Kementerian Koperasi dalam kerangka yang lebih luas. Pertamina berharap sinergi lintas sektor tersebut dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.
Bagian dari agenda prioritas nasional
Penandatanganan kerja sama berlangsung dalam Rapat Koordinasi Nasional Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional sektor kelautan dan perikanan. Agenda itu dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Kehadiran kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dan mitra pembangunan menunjukkan dorongan besar untuk memperkuat ekonomi biru dan ketahanan pangan nasional. Dalam kerangka itu, penyediaan BBM bagi nelayan diposisikan sebagai salah satu elemen penting yang menopang aktivitas ekonomi pesisir secara berkelanjutan.
Source: www.viva.co.id






