BTPS Raih Predikat Bank Syariah Terunggul, Kinerja Kuat Jadi Penentu Di BIA

PT Bank BTPN Syariah Tbk. atau BTPS meraih predikat bank terunggul untuk kategori perbankan syariah pada ajang Bisnis Indonesia Awards atau BIA 2026. Penghargaan ini diberikan setelah dewan juri menilai kinerja perseroan dan menempatkan BTPS lebih unggul dibanding bank syariah lain yang ikut dalam penilaian.

Pencapaian tersebut tidak lepas dari pertumbuhan kinerja finansial BTPS yang dinilai kuat. Sepanjang 2025, bank berkode saham BTPS itu mencatat laba bersih Rp1,2 triliun, naik 13% year-on-year, dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp10,35 triliun.

Kinerja keuangan BTPS jadi sorotan

Dari sisi profitabilitas, BTPS menunjukkan kinerja yang tetap solid dengan return on assets sebesar 7,2% dan capital adequacy ratio 57,7%. Angka tersebut memperlihatkan kemampuan bank menjaga efisiensi sekaligus tingkat permodalan yang kuat di tengah pengelolaan pembiayaan syariah.

Kualitas pembiayaan juga menjadi salah satu penopang utama capaian laba bersih tersebut. Dalam laporan kinerja perseroan, pertumbuhan kualitas pembiayaan turut membantu menjaga performa BTPS hingga akhir tahun lalu.

Capaian positif berlanjut ke kuartal I/2026

Tren positif BTPS masih terlihat pada kuartal I/2026. Pada periode itu, laba bersih bank tercatat Rp319 miliar, sementara aset mencapai Rp23,2 triliun atau tumbuh 7% secara year-on-year.

Penyaluran pembiayaan juga masih bergerak naik menjadi Rp10,6 triliun, tumbuh 4% year-on-year. Data ini memperkuat pandangan dewan juri bahwa BTPS memiliki kinerja yang konsisten dan layak masuk kategori terunggul di ajang penghargaan tersebut.

Proses penilaian BIA 2026

BIA 2026 merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan Bisnis Indonesia Group dan menjadi penyelenggaraan ke-24 sejak pertama kali digelar pada 2002. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada emiten dan korporasi yang dinilai unggul melalui penilaian kuantitatif dan kualitatif.

Pada ajang ini, Bisnis Indonesia Group memberikan penghargaan kepada 52 emiten bank dan nonbank, 8 penerima special awards, serta 1 penerima penghargaan Best CEO. Dari total emiten tersebut, 13 berasal dari sektor layanan keuangan, termasuk perbankan, asuransi, pembiayaan, investasi, dan sekuritas.

Penilaian dilakukan bertahap sejak awal Juni 2026 dengan mengacu pada laporan keuangan periode 2023, 2024, dan 2025. Proses ini melibatkan juri independen, yakni Senior Economist at Creco Research Raden Pardede sebagai ketua dewan juri, Guru Besar FEB UGM Eduardus Tandelilin, Dosen FEB UI Lana Soelistianingsih, serta Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo.

Penghargaan untuk kategori Bank Syariah diserahkan kepada perwakilan Bank BTPN Syariah oleh Managing Director Bisnis Indonesia Group Hery Trianto bersama Komisaris Bisnis Indonesia Group Dorothea Samola. Pemberian penghargaan ini menegaskan posisi BTPS sebagai salah satu bank syariah dengan kinerja paling menonjol di antara peserta penilaian BIA 2026.

Source: finansial.bisnis.com
Terkait