KDMP Tak Lagi Sekadar Sembako, Koperasi Desa Siap Masuk Sawit dan PLTS

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) bersiap melangkah ke bisnis yang jauh lebih besar dari layanan sembako. Pemerintah akan meresmikan unit KDMP di sektor minyak sawit mentah atau CPO serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada Agustus 2026.

Langkah ini menandai perluasan peran koperasi desa ke sektor strategis yang selama ini identik dengan pelaku usaha besar. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut KDMP kini punya ruang lebih luas untuk bergerak di bidang pangan, tambang, mineral, minyak sawit, hingga energi listrik.

Ekspansi ke Sawit dan Energi Terbarukan

Peresmian KDMP sektor sawit direncanakan berlangsung di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Adapun proyek PLTS akan diluncurkan di Pulau Sembur Laut, Kelurahan Galang Baru, Kepulauan Riau.

Dalam acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena GBK, Jakarta, Minggu (12/7), Ferry mengatakan pemerintah ingin meresmikan pabrik CPO milik Kooperasi Unit Desa Sejahtera pada Agustus. Pada bulan yang sama, pemerintah juga berencana meluncurkan PLTS skala 1/2 sampai 1 Mega Watt di Sembur Laut.

Menurut Ferry, pembukaan ruang usaha ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koperasi sebagai pelaku ekonomi yang bisa memberi kontribusi langsung ke pembangunan nasional. Ia juga menegaskan bahwa koperasi sekarang sudah boleh mengelola tambang dan mineral.

Proyek KDMPLokasiFokus
Pabrik CPOKabupaten Musi Banyuasin, Sumatera SelatanPengolahan minyak sawit mentah
PLTSPulau Sembur Laut, Kelurahan Galang Baru, Kepulauan RiauEnergi surya skala 1/2 sampai 1 Mega Watt

Regulasi Baru untuk Menguatkan Koperasi

Selain ekspansi usaha, pemerintah juga tengah menyiapkan Undang-Undang Perkoperasian yang baru. Aturan ini disiapkan karena regulasi yang masih berlaku saat ini mengacu pada UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Ferry menjelaskan bahwa payung hukum baru diharapkan bisa memperkuat gerakan koperasi di Indonesia. Dengan landasan yang lebih mutakhir, pemerintah berharap koperasi dapat tumbuh lebih luas dan lebih siap masuk ke berbagai sektor usaha.

Harapan Kembali Jadi Soko Guru Ekonomi

Ferry optimistis koperasi akan kembali berperan besar dalam ekonomi nasional, terutama di tingkat desa. Ia menilai aktivitas koperasi bisa menggerakkan perputaran uang dan mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa.

Dalam pidatonya, Ferry juga menyinggung peran Dewan Koperasi Indonesia dan seluruh gerakan koperasi untuk meneruskan cita-cita para tokoh koperasi nasional, termasuk Mohammad Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Ia menambahkan bahwa pemerintah ingin mengimplementasikan gagasan besar Presiden Prabowo Subianto agar koperasi kembali menjadi soko guru perekonomian nasional.

Dengan hadirnya unit KDMP di sawit dan energi terbarukan, koperasi desa diposisikan bukan lagi sekadar penyedia kebutuhan harian warga. Pemerintah berharap model bisnis ini menjadi motor ekonomi baru yang memperkuat usaha di desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Source: mediaindonesia.com
Terkait