PT Bank OCBC NISP Tbk. memastikan dana pelunasan untuk Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 Seri A sudah disiapkan. Nilainya mencapai Rp748,56 miliar untuk kewajiban yang jatuh tempo pada 13 Juli 2026.
Langkah ini memberi sinyal bahwa emiten perbankan tersebut sudah menyiapkan kewajiban pembayaran sebelum tanggal jatuh tempo tiba. Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, OCBC menyebut dana yang disediakan sebesar Rp748.565.000.000.
Dana pelunasan sudah dipastikan
OCBC menyampaikan keterangan itu merujuk pada Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I.A.3 tentang Kewajiban Pelaporan Emiten. Pernyataan tersebut dikutip pada Minggu (12/7/2026) dan menegaskan kesiapan perseroan memenuhi pelunasan obligasi tepat waktu.
Obligasi yang dimaksud adalah seri A dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025. Pada Juli 2025, perseroan menerbitkan surat utang senilai Rp1,5 triliun sebagai bagian dari strategi diversifikasi pendanaan jangka menengah dan panjang.
Bagian dari strategi pendanaan OCBC
Penerbitan obligasi itu ditujukan untuk memperkuat struktur pendanaan dan mendukung pertumbuhan kredit yang berkualitas serta berkelanjutan. OCBC juga menempatkannya sebagai bagian dari komitmen mendukung penguatan aktivitas pasar modal nasional.
Presiden Direktur OCBC Parwati Surjaudaja menyampaikan bahwa penerbitan tersebut menunjukkan komitmen kuat perseroan dalam mendukung pasar modal. Ia juga menegaskan bahwa langkah itu menjadi salah satu strategi untuk menjaga struktur pendanaan tetap solid dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Dalam penawaran tersebut, OCBC menerbitkan tiga seri obligasi dengan tenor 370 hari, 3 tahun, dan 5 tahun. Bunga masing-masing seri ditetapkan sebesar 6,25%, 6,45%, dan 6,55%.
| Seri | Tenor | Bunga |
|---|---|---|
| A | 370 hari | 6,25% |
| B | 3 tahun | 6,45% |
| C | 5 tahun | 6,55% |
Obligasi Berkelanjutan IV OCBC Tahap I Tahun 2025 mendapat peringkat AAA(idn)/stabil dari PT Fitch Ratings Indonesia. Emisi itu juga didukung lima perusahaan sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.
Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan IV OCBC dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp8 triliun. Dengan kesiapan dana pelunasan yang sudah diumumkan, OCBC menutup satu tahap kewajiban penting dari pendanaan yang diterbitkan tahun lalu.
