IHSG Dibuka Menguat ke 6.068, Sinyal Lanjut Naik Masih Terbuka

Author: Qoo Media

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis pagi dan sempat menembus level 6.068. Kenaikan ini membuat pelaku pasar kembali mencermati peluang penguatan lanjutan, meski risiko koreksi jangka pendek belum hilang.

Berdasarkan data RTI Business pukul 09.05 WIB, IHSG naik 26,39 poin atau 0,44 persen. Indeks dibuka di 6.056, lalu bergerak di rentang 6.052 hingga 6.071 pada awal perdagangan.

Pergerakan Saham Masih Didominasi Penguatan

Pada pembukaan, 270 saham tercatat menguat, 166 saham melemah, dan 233 saham stagnan. Kapitalisasi pasar juga berada di level Rp10.621,184 triliun, dengan aktivitas transaksi yang tetap ramai sejak awal sesi.

Volume perdagangan mencapai 2,087 miliar saham dengan nilai transaksi Rp701,208 miliar. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 183.408 kali, menandakan minat pasar masih cukup tinggi di tengah pergerakan indeks yang berada di zona hijau.

Indikator Data
Level IHSG 6.068
Kenaikan 26,39 poin atau 0,44 persen
Rentang pergerakan awal 6.052 – 6.071
Saham menguat / melemah / stagnan 270 / 166 / 233
Kapitalisasi pasar Rp10.621,184 triliun
Volume / nilai transaksi / frekuensi 2,087 miliar saham / Rp701,208 miliar / 183.408 kali

Level Kunci yang Dipantau Analis

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan hari ini. Dalam riset hariannya yang dikutip www.cnnindonesia.com, ia memperkirakan indeks dapat menguji area 6.137-6.254, dengan area koreksi terdekat di 5.974-6.020.

Herditya juga memproyeksikan support IHSG berada di 5.839 dan 5.607, sementara resistance ada di 6.286 dan 6.599. Skenario ini menunjukkan ruang naik masih terbuka, tetapi pergerakan jangka pendek tetap rawan berubah arah.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyebut IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 5.974. Ia menilai indeks berpotensi menguji resistance Fibonacci di 6.264 jika level itu terjaga.

Ivan menambahkan, jika IHSG turun di bawah 5.974, indeks berisiko menguji support 5.887. Dalam proyeksinya, support berada di 5.887, 5.739, 5.607, dan 5.472, sedangkan resistance ada di 6.083, 6.256, 6.545, dan 6.835.

Pergerakan pagi ini menunjukkan pasar masih punya tenaga untuk bertahan di zona penguatan. Namun, level-level teknikal yang dipantau analis akan menjadi penentu apakah IHSG bisa menjaga laju naiknya atau justru kembali tertekan.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru