BBM Medan Berangsur Normal, Elnusa Petrofin Tambah 176 Mobil Tangki dan 711 AMT

Author: Qoo Media

Penyaluran BBM di sejumlah SPBU Kota Medan dilaporkan berangsur kembali normal setelah PT Elnusa Petrofin memperkuat kapasitas distribusi di Sumatra Utara. Perusahaan menyiapkan 176 mobil tangki dan total 711 Awak Mobil Tangki untuk merespons kenaikan kebutuhan energi masyarakat.

Penguatan ini dilakukan ketika konsumsi BBM meningkat seiring aktivitas pendidikan dan perkantoran kembali normal. Kondisi tersebut sebelumnya membuat kebutuhan pasokan di sejumlah SPBU bertambah, sehingga distribusi perlu dipercepat.

Armada dan personel ditambah

Elnusa Petrofin menambah armada melalui skema spot charter agar kapasitas angkut di wilayah Sumatra Utara meningkat. Jumlah 176 unit mobil tangki yang siap beroperasi juga mencakup armada tambahan dari Jakarta dan lokasi lain yang tiba secara bertahap.

Aspek Operasional Penguatan Tujuan
Mobil tangki 176 unit siap beroperasi Menambah kapasitas angkut BBM di Sumatra Utara
Awak Mobil Tangki 711 personel Menjaga distribusi tetap aman, lancar, dan tepat waktu
Pemantauan distribusi RTC dan tim operasi Mempercepat perputaran armada

Dari sisi tenaga kerja, perusahaan menambah 41 Awak Mobil Tangki dari berbagai wilayah operasional. Elnusa Petrofin juga mendapat dukungan personel TNI sebagai pengemudi bantuan untuk menjaga kelancaran pengiriman BBM.

Direktur Utama Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, mengatakan seluruh sumber daya dikerahkan untuk menjaga distribusi energi kepada masyarakat. “Keandalan distribusi energi merupakan prioritas utama kami,” ujar Doni dalam keterangannya yang dikutip www.viva.co.id pada Jumat, 17 Juli 2026.

Menurut Doni, penguatan dilakukan pada armada, personel operasional, sistem pemantauan distribusi, serta dukungan teknis di lapangan. Langkah itu disebut sebagai bagian dari komitmen menjaga layanan distribusi tetap aman, andal, dan berkelanjutan.

Pemantauan real-time dan perbaikan armada

Optimalisasi Distribusi BBM Sumatra Utara dilakukan melalui pemantauan armada secara real-time oleh Road Traffic Control atau RTC dan tim operasi di lapangan maupun pusat. Pengawasan difokuskan pada pengendalian Round Trip Hour mobil tangki agar perputaran armada berlangsung lebih cepat dan efektif.

Perusahaan juga mempercepat penanganan mobil tangki yang mengalami gangguan teknis. Dukungan tersebut mencakup penambahan mekanik dari ATPM, penguatan ketersediaan suku cadang, serta penyediaan stok ban siap pakai.

Operasional SPBU dan Terminal BBM Medan turut dioptimalkan selama 24 jam untuk mendukung pemulihan distribusi. Elnusa Petrofin juga menyediakan kebutuhan pendukung bagi AMT dan personel Fuel Terminal agar kesiapan operasi di lapangan tetap terjaga.

Perusahaan menegaskan operasionalnya berjalan normal dan kondusif di tengah informasi yang beredar. Elnusa Petrofin menyatakan tetap menegakkan disiplin atas pelanggaran yang terbukti dilakukan personel operasional, sembari memperkuat kapasitas SDM melalui rekrutmen dan penambahan tenaga baru.

Koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga serta pemangku kepentingan lain terus dilakukan untuk memastikan pasokan energi tersalurkan secara berkesinambungan. Dengan tambahan armada, personel, dan pengawasan distribusi, penyaluran BBM di Medan diharapkan tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Source: www.viva.co.id
Terbaru