Rupiah dibuka menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa, 21 Juli 2026. Namun, kurs jual dan beli dolar AS di BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI tetap menunjukkan selisih yang perlu diperhatikan sebelum melakukan transaksi.
Pada pembukaan perdagangan, rupiah menguat 0,05% atau 9 poin ke level Rp17.939 per dolar AS. Di saat bersamaan, indeks dolar AS atau DXY bergerak naik 0,01% menjadi 100,96.
Perbedaan kurs antarbank tidak hanya terlihat dari nominalnya, tetapi juga dari jenis layanan yang dipilih nasabah. E-rate atau special rate umumnya memiliki angka berbeda dibandingkan TT counter dan bank notes.
Berdasarkan data yang dihimpun finansial.bisnis.com, BCA menawarkan kurs jual e-rate dolar AS Rp17.947 pada pukul 09.54 WIB. Sementara itu, Bank Mandiri mencatat kurs jual special rate Rp17.985 per dolar AS pada pukul 09.05 WIB.
Perbandingan Kurs Elektronik dan Special Rate
| Bank | Jenis Kurs | Harga Beli | Harga Jual |
|---|---|---|---|
| BCA | E-rate | Rp17.927 | Rp17.947 |
| BRI | E-rate | Rp17.937 | Rp17.967 |
| Bank Mandiri | Special rate | Rp17.955 | Rp17.985 |
| BNI | Special rates | Rp17.925 | Rp17.955 |
Di kelompok kurs tersebut, Bank Mandiri menetapkan harga beli tertinggi, yakni Rp17.955 per dolar AS. Untuk harga jual, BCA berada di level paling rendah di antara empat angka kurs elektronik dan special rate yang tersedia, yaitu Rp17.947.
Data e-rate BRI yang dicantumkan berlaku per 20 Juli 2026, dengan kurs beli Rp17.937 dan kurs jual Rp17.967. Adapun BNI menetapkan special rates beli Rp17.925 dan jual Rp17.955 pada pukul 09.50 WIB.
TT Counter dan Bank Notes
Kurs TT counter di tiga bank besar tercatat memiliki harga jual yang sama, yaitu Rp18.030 per dolar AS. Harga beli pada layanan ini berbeda, dengan BRI berada di Rp17.870, sedangkan Bank Mandiri dan BNI sama-sama Rp17.730.
| Bank | Layanan | Harga Beli | Harga Jual |
|---|---|---|---|
| BCA | TT counter | Rp17.755 | Rp18.030 |
| BCA | Bank notes | Rp17.765 | Rp18.040 |
| BRI | TT counter | Rp17.870 | Rp18.070 |
| Bank Mandiri | TT counter | Rp17.730 | Rp18.030 |
| Bank Mandiri | Bank notes | Rp17.720 | Rp18.020 |
| BNI | TT counter | Rp17.730 | Rp18.030 |
| BNI | Bank notes | Rp17.815 | Rp18.115 |
Untuk transaksi bank notes, BNI mematok kurs jual paling tinggi sebesar Rp18.115 per dolar AS. BCA menetapkan kurs jual bank notes Rp18.040, sedangkan Bank Mandiri berada di Rp18.020.
Pergerakan rupiah pada hari itu terjadi setelah mata uang Indonesia ditutup melemah 27 poin ke Rp17.948 per dolar AS pada Senin, 20 Juli 2026. Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah akan ditutup melemah dalam rentang Rp17.940 hingga Rp18.000 per dolar AS.
Menurut Ibrahim, pasar mencermati sentimen global dari konflik AS-Iran yang kembali memanas setelah kedua negara saling melancarkan serangkaian serangan selama akhir pekan. Faktor tersebut menjadi salah satu tekanan yang diperhatikan pelaku pasar terhadap pergerakan rupiah.
Dari dalam negeri, ia menilai perlambatan investasi domestik dan konsumsi rumah tangga yang lesu dapat menahan pertumbuhan ekonomi nasional di bawah 5%. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 diperkirakan sekitar 4,9% secara tahunan, meski realisasi investasi mencapai Rp511,8 triliun atau tumbuh 7,1% secara tahunan.
Perbedaan nilai kurs antarjenis layanan membuat nasabah perlu memastikan kanal transaksi sebelum membeli atau menjual dolar AS. Kurs dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan kebijakan masing-masing bank.
