IHSG menutup perdagangan Selasa (21/7/2026) dengan lonjakan 1,74% ke level 6.340,020. Penguatan ini ditopang pergerakan positif 421 saham, sementara sektor energi menjadi motor utama kenaikan indeks.
Indeks harga saham gabungan bertambah 108,240 poin dari posisi pembukaan 6.273,571. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 6.247,353 hingga 6.340,020.
Penguatan Saham Berlangsung Luas
Jumlah saham yang menguat jauh melampaui saham yang melemah pada sesi tersebut. Tercatat 205 saham ditutup turun, sedangkan 169 saham tidak mengalami perubahan harga.
Komposisi pergerakan itu menempatkan mayoritas saham di zona hijau pada akhir perdagangan. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 11.069,356 triliun.
Aktivitas transaksi juga berlangsung besar dengan volume 51,054 miliar lembar saham. Nilai transaksi mencapai Rp 21,499 triliun dalam 2,942 juta kali frekuensi perdagangan.
| Indikator | Data Penutupan |
|---|---|
| IHSG | 6.340,020 |
| Kenaikan IHSG | 1,74% atau 108,240 poin |
| Rentang perdagangan | 6.247,353–6.340,020 |
| Volume transaksi | 51,054 miliar saham |
| Nilai transaksi | Rp 21,499 triliun |
| Frekuensi perdagangan | 2,942 juta kali |
Sektor Energi Memimpin Kenaikan
Sektor energi mencatat kenaikan tertinggi, yakni 3,48%. Sektor bahan baku menyusul dengan penguatan 2,76%, sedangkan infrastruktur naik 2,67%.
Teknologi menguat 2,25% dan properti bertambah 2,34%. Sektor industri juga ditutup naik 1,79% pada perdagangan tersebut.
Sejumlah sektor lain turut bergerak positif, termasuk transportasi yang naik 0,72%. Barang konsumen primer menguat 0,76%, barang konsumsi nonprimer naik 1,36%, dan keuangan bertambah 0,57%.
Sektor kesehatan menjadi satu-satunya indeks sektoral yang berakhir di zona merah. Sektor ini terkoreksi 1,33% ketika mayoritas sektor mencatat penguatan.
| Sektor | Perubahan |
|---|---|
| Energi | +3,48% |
| Bahan baku | +2,76% |
| Infrastruktur | +2,67% |
| Properti | +2,34% |
| Teknologi | +2,25% |
| Industri | +1,79% |
| Kesehatan | -1,33% |
Indeks Unggulan Ikut Menguat
Penguatan tidak hanya terjadi pada IHSG, tetapi juga pada sejumlah indeks unggulan. LQ45 naik 1,42%, JII menguat 1,84%, IDX30 bertambah 1,10%, dan Investor33 atau DBX naik 1,80%.
Kenaikan JII menjadi yang tertinggi di antara empat indeks unggulan tersebut. Sementara itu, IDX30 mencatat penguatan paling rendah, tetapi tetap berakhir positif.
Menurut data perdagangan yang dilaporkan Beritasatu.com, kenaikan sektoral dan indeks unggulan berlangsung di tengah tingginya aktivitas transaksi. Posisi penutupan IHSG juga menjadi level tertinggi indeks selama sesi perdagangan hari itu.
Daftar Saham dengan Pergerakan Terbesar
Di jajaran saham penguat, PT SLJ Global Tbk atau SULI menjadi pencatat kenaikan tertinggi. Saham ini melesat 34,18%, diikuti PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk atau JGLE yang naik 34,00%.
PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk atau TRON menguat 26,67%. PT Multipolar Technology Tbk atau MLPT melonjak 25,00%, sedangkan PT Asia Sejahtera Mina Tbk atau AGAR bertambah 24,75%.
| Top Gainers | Kode | Perubahan |
|---|---|---|
| PT SLJ Global Tbk | SULI | +34,18% |
| PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk | JGLE | +34,00% |
| PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk | TRON | +26,67% |
| PT Multipolar Technology Tbk | MLPT | +25,00% |
| PT Asia Sejahtera Mina Tbk | AGAR | +24,75% |
Di sisi lain, PT Sinarmas Asset Management atau XSPI memimpin kelompok saham yang melemah dengan penurunan 13,70%. PT Koka Indonesia Tbk atau KOKA menyusul setelah turun 12,30%.
PT Indonesia Prima Property Tbk atau OMRE terkoreksi 11,11%, sementara PT Bima Sakti Pertiwi Tbk atau PAMG turun 9,52%. PT MD Entertainment Tbk atau FILM juga berakhir melemah 9,31%.
| Top Losers | Kode | Perubahan |
|---|---|---|
| PT Sinarmas Asset Management | XSPI | -13,70% |
| PT Koka Indonesia Tbk | KOKA | -12,30% |
| PT Indonesia Prima Property Tbk | OMRE | -11,11% |
| PT Bima Sakti Pertiwi Tbk | PAMG | -9,52% |
| PT MD Entertainment Tbk | FILM | -9,31% |
Perdagangan Selasa itu ditutup dengan dominasi penguatan pada IHSG Hari Ini. Kenaikan Sektor Energi menjadi penopang terbesar di tengah pergerakan positif mayoritas kelompok saham di Bursa Saham.
Source: www.beritasatu.com






