Bank Mandiri Perkuat Dukungan Koperasi Merah Putih untuk Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan aktif dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang dijadwalkan diluncurkan secara nasional pada akhir Juli 2025. Langkah ini menjadi momentum strategis setelah terbentuknya lebih dari 80.000 koperasi di seluruh Indonesia. Dengan peluncuran ini, Bank Mandiri berupaya memperkuat dukungan terhadap koperasi yang berfungsi penting bagi masyarakat.

Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara, menjelaskan bahwa bank tersebut berperan sebagai mitra strategis Kementerian Koordinator Pangan dalam mendukung pelaksanaan program KDKMP. Salah satu fokus dari dukungan ini adalah menyediakan sarana pelatihan dan pendampingan kelembagaan yang bertujuan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di desa. Koperasi Merah Putih ini dirancang sebagai lembaga multifungsi yang tidak hanya menyediakan barang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga layanan perbankan digital yang terintegrasi dengan sistem Bank Mandiri.

“Bank Mandiri berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan dukungan dengan pemerintah dan komunitas desa. Kami percaya bahwa koperasi memiliki peran kunci sebagai akselerator ekonomi lokal serta wadah akses keuangan yang lebih terpadu bagi masyarakat,” ujar Ossy dalam keterangan resminya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Bank Mandiri sebelumnya telah melaksanakan pelatihan bagi lebih dari 2.000 pengurus koperasi. Materi pelatihan ini mencakup literasi keuangan, tata kelola organisasi, hingga inspirasi kewirausahaan dari mentor-mentor yang berpengalaman. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan KDKMP di berbagai wilayah di Indonesia, agar setiap koperasi memiliki kekuatan lembaga yang solid serta SDM yang adaptif.

Dalam upaya menghadirkan koperasi yang efisien, Bank Mandiri juga fokus pada proses digitalisasi lembaga keuangan desa. Langkah ini bertujuan memastikan profesionalisme dan transparansi dalam operasional, serta mendukung inklusi keuangan yang lebih luas di masyarakat. Pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen perusahan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang merata.

Dukungan terhadap koperasi tidak hanya menjadi tradisi bagi Bank Mandiri, tetapi menjadi bagian integral dari strategi bisnisnya. Dengan lebih dari 80.000 koperasi yang ada, potensi untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui koperasi sangat besar. Koperasi diharapkan dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di desa-desa yang selama ini kurang mendapatkan akses terhadap layanan keuangan yang memadai.

Keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan bisa mengatasi berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat desa, seperti kesulitan dalam mendapatkan modal dan akses ke pasar. Selain itu, program ini akan menjadi sarana untuk memberdayakan masyarakat agar bisa bersaing di era digital. Melalui pelatihan dan pendampingan, Bank Mandiri ingin memastikan bahwa anggota koperasi memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk mengelola usaha mereka dengan lebih baik.

Dengan langkah-langkah tersebut, Bank Mandiri berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Diharapkan, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa menjadi salah satu pilar dalam penguatan ekonomi kerakyatan di seluruh Indonesia. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendorong inklusi keuangan dan pembangunan ekonomi yang lebih adil dan merata.

Terkait