Departemen Keuangan Amerika Serikat tengah mempertimbangkan desain koin pecahan US$1 yang akan menampilkan wajah Presiden Donald Trump. Langkah ini menjadi perhatian publik karena secara hukum, wajah tokoh hidup jarang sekali dipakai pada mata uang resmi di AS. Koin ini dibuat untuk memperingati 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat pada tahun 2026.
Rancangan desain koin yang dipublikasikan pada 3 Oktober 2025 menampilkan profil Donald Trump di satu sisi. Ada pula tulisan “Liberty”, slogan nasional “In God We Trust”, serta tahun “1776–2026” untuk menegaskan momen peringatan bersejarah tersebut. Sisi lain koin menggambarkan sosok Trump sedang mengangkat tangan dengan mengepalkan tinju, latar belakang bendera Amerika Serikat, serta tulisan “Lawan, lawan, lawan”, “Amerika Serikat”, dan “E pluribus unum”.
Menurut juru bicara Departemen Keuangan AS, pilihan menampilkan Trump bertujuan untuk mengakui kepemimpinan bersejarahnya. “Di bawah kepemimpinan Presiden Donald J Trump, negara kita memasuki peringatan 250 tahun dengan kekuatan, kesejahteraan, dan kemajuan yang meningkat,” kata pernyataan resmi yang dikutip dari Russia Today pada Sabtu, 4 Oktober 2025.
Namun, rencana ini menghadapi tantangan hukum. Berdasarkan laporan Washington Post, aturan di Amerika Serikat mengatur bahwa umumnya tidak diperbolehkan menampilkan gambar orang yang masih hidup pada uang kertas atau koin negara. Hal ini untuk menjaga agar mata uang tetap bersifat netral dan menghormati tradisi sejarah.
Selain itu, Undang-Undang Desain Ulang Koin Koleksi yang Diedarkan Tahun 2020 membatasi desain koin peringatan yang memperbolehkan adanya patung dada atau potret hanya pada sisi tertentu dan menyulitkan penggunaan gambar sosok manusia secara penuh. Aturan ini dapat menjadi hambatan teknis terhadap pencetakan koin dengan wajah Trump.
Desain koin tersebut merupakan penghormatan langsung terhadap foto sejarah yang diambil oleh jurnalis Evan Vucci dari Associated Press. Foto itu memperlihatkan Trump mengangkat tangan dengan tinju mengepalkan, diambil tak lama setelah upaya pembunuhan yang gagal terhadap Trump pada Juli 2024. Foto ini sudah banyak dipublikasikan ulang di berbagai media internasional dan AS sebagai simbol ketahanan dan kepemimpinan Trump.
Menariknya, penampilan Trump pada koin dolar ini muncul di tengah situasi geopolitik yang juga melibatkan dirinya. Belum lama ini, Trump memberi tanggapan positif atas usulan gencatan senjata dari Hamas, kelompok pejuang Palestina. Ia menilai Hamas siap untuk mencapai perdamaian abadi di kawasan tersebut. Melalui akun Truth Social miliknya, Trump menyerukan agar Israel segera menghentikan serangan di Gaza agar proses pembebasan sandera dapat dilakukan dengan aman dan cepat.
Dalam pidato video yang diunggah kemudian, Trump menegaskan bahwa ini adalah langkah penting menuju perdamaian Timur Tengah, tidak hanya sebatas konflik di Gaza. Pernyataan ini menunjukkan peranan sosial dan politik yang masih aktif diemban oleh Trump meskipun masa jabatannya sebagai presiden sudah berakhir.
Berikut ringkasan data penting terkait koin US$1 dengan profil Donald Trump:
- Perayaan: Kemerdekaan AS ke-250 tahun (1776–2026)
- Desain Sisi Depan: Profil Donald Trump, tulisan "Liberty", "In God We Trust", tahun 1776–2026
- Desain Sisi Belakang: Trump mengangkat tangan dengan kepalan tinju, latar bendera AS, tulisan "Lawan, lawan, lawan", "Amerika Serikat", "E pluribus unum"
- Referensi Foto: Foto Evan Vucci (AP) pasca upaya pembunuhan Trump 2024
- Kontroversi Hukum: Larangan menampilkan orang hidup di mata uang; pembatasan UU Desain Ulang Koin Koleksi 2020
Meski perdebatan soal legalitas desain ini masih berlangsung, pengumuman rancangan koin Trump ini dipandang oleh sebagian pendukungnya sebagai simbol penghormatan besar terhadap kontribusi dan pengaruh mantan presiden dalam sejarah Amerika Serikat modern. Sementara itu, masyarakat menunggu keputusan final pemerintah terkait apakah desain koin ini akan resmi dicetak dan diedarkan sebagai bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun kemerdekaan AS pada 2026.
Source: www.viva.co.id
