PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) telah menjadi bagian integral dari operasional bisnis perusahaan. Langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk tumbuh berkelanjutan sekaligus memberikan dampak positif kepada lingkungan dan masyarakat sekitar.
Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa ESG tidak lagi dipandang sebagai konsep semata, melainkan telah melekat dalam budaya kerja perusahaan. “Bagi kami, ESG sudah menjadi bagian dari budaya perusahaan,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Jumat, 17 Oktober 2025. Menurut Roberth, kolaborasi dengan berbagai komunitas menjadi kunci utama untuk menjalankan prinsip keberlanjutan secara konsisten, yang berdampak pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berimbang.
Komitmen tersebut terbukti melalui program nyata yang dijalankan Pertamina Patra Niaga, salah satunya adalah Desa Energi Berdikari (DEB) Walahar di Karawang, Jawa Barat. Program ini berhasil mengimplementasikan inovasi energi terbarukan berbasis masyarakat, sehingga mendukung agenda keberlanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan komunitas lokal. Atas pencapaian tersebut, DEB Walahar mendapatkan penghargaan Eco Innovator Award dalam ESG Now Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Republika.
Penghargaan tersebut secara langsung diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Jakarta pada Kamis, 16 Oktober 2025. Roberth menegaskan bahwa keberhasilan program DEB merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dengan masyarakat lokal dapat menghasilkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara serentak. Penerima manfaat program DEB, Enjang Ramdani atau yang akrab disapa Kang Ubet, juga hadir dalam acara tersebut untuk menerima penghargaan.
Kang Ubet menyatakan bahwa kehadiran program DEB membawa perubahan signifikan bagi masyarakat desanya. Ia mengungkapkan apresiasinya kepada Pertamina Patra Niaga, terutama kepada tim dari Fuel Terminal Cikampek, yang telah membantu mewujudkan inisiatif tersebut. “Saya berharap ini bukan akhir, tapi awal semangat baru bagi kami untuk terus berbuat lebih baik bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Kang Ubet.
Program DEB Walahar merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya melalui pilar energi bersih dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendekatan kolaboratif dalam program ini telah berhasil membangun suatu ekosistem energi terbarukan yang tidak hanya produktif, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan. Hal ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mengintegrasikan ESG ke dalam strategi bisnis dan operasional sehari-hari.
Selain DEB, Pertamina Patra Niaga juga terus memperkuat inisiatif ESG dengan berbagai program lain yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Pendekatan ini menjadi wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan tanpa mengesampingkan aspek lingkungan dan tata kelola yang baik.
Melalui langkah-langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga mengukuhkan posisi sebagai perusahaan energi nasional yang tidak hanya fokus pada efisiensi dan profitabilitas, tetapi juga berkomitmen terhadap keberlangsungan bumi dan kesejahteraan masyarakat. Penerimaan penghargaan ESG Now Awards 2025 menjadi bukti pengakuan publik terhadap usaha perusahaan dalam menerapkan nilai-nilai ESG secara konsisten dan inovatif.
Dengan sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan komunitas lokal, pendekatan ESG diharapkan terus berkembang serta menjadi pendorong utama transformasi industri energi yang berkelanjutan di Indonesia. Pertamina Patra Niaga berperan aktif dalam membangun masa depan energi yang bersih, inklusif, dan bertanggung jawab, sejalan dengan kebutuhan global maupun nasional yang kian mendesak.
Source: www.viva.co.id





