Enam tim Liga Premier berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Champions, namun hanya Arsenal dan Liverpool yang melanjutkan perjalanan ke babak berikutnya. Empat klub lainnya yakni Chelsea, Manchester City, Newcastle United, dan Tottenham Hotspur harus rela tersingkir setelah babak tersebut berakhir pertengahan Maret.
Secara kolektif, keenam klub asal Liga Premier ini kebobolan total 30 gol dalam 12 pertandingan babak 16 besar. Data tersebut menunjukkan bahwa lini pertahanan mereka cukup rapuh saat menghadapi lawan-lawannya masing-masing di ajang tertinggi antarklub Eropa tersebut.
Statistik Kebobolan Tim Liga Premier di Babak 16 Besar
Berikut rincian jumlah gol yang diterima tiap tim Liga Premier selama babak 16 besar Liga Champions:
- Chelsea kebobolan 8 gol dari dua pertandingan melawan Paris Saint-Germain.
- Newcastle United juga kebobolan 8 gol saat menghadapi Barcelona.
- Tottenham Hotspur kebobolan 7 gol dari dua laga kontra Atletico Madrid.
- Manchester City mendapat jatah 5 gol dari Real Madrid.
- Liverpool kebobolan 1 gol saat menghadapi Galatasaray.
- Arsenal kebobolan 1 gol dalam dua pertandingan versus Bayer Leverkusen.
Dari data di atas, Arsenal dan Liverpool tampil lebih solid dalam pertahanan, sehingga mampu lolos dari babak 16 besar. Sementara itu, tim-tim seperti Chelsea dan Newcastle harus menerima kekalahan cukup telak akibat kebobolan banyak gol.
Hasil Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions Tim Liga Premier
Berikut hasil lengkap pertandingan babak 16 besar yang melibatkan tim Liga Premier:
- Paris Saint-Germain 5-2 Chelsea
-
Chelsea 0-3 Paris Saint-Germain
- Galatasaray 1-0 Liverpool
-
Liverpool 4-0 Galatasaray
- Real Madrid 3-0 Manchester City
-
Manchester City 1-2 Real Madrid
- Newcastle United 1-1 Barcelona
-
Barcelona 7-2 Newcastle United
- Atletico Madrid 5-2 Tottenham Hotspur
-
Tottenham Hotspur 3-2 Atletico Madrid
- Bayer Leverkusen 1-1 Arsenal
- Arsenal 2-0 Bayer Leverkusen
Performa Arsenal dan Liverpool yang berhasil melewati hadangan babak 16 besar menunjukkan kedalaman skuad mereka cukup baik di kompetisi Eropa. Sebaliknya, kekalahan besar yang dialami Chelsea, Newcastle, Tottenham, dan Manchester City membuka catatan penting mengenai pertahanan lini belakang mereka yang perlu diperbaiki.
Kondisi ini menjadi bahan evaluasi penting bagi para pelatih dan manajemen klub Liga Premier saat mereka mempersiapkan diri untuk turnamen selanjutnya. Tim yang fokus memperkuat pertahanan diprediksi memiliki peluang lebih besar meraih sukses di kompetisi elit ini.
