Pengalaman Mengerikan Suporter Chelsea Diserang Hooligan Napoli
Seorang suporter Chelsea mengalami kejadian menakutkan ketika bersama teman-temannya diserang oleh sekelompok ultras Napoli menjelang laga terakhir fase grup Liga Champions di Italia. Kelompok tersebut tiba-tiba menghadang dan melakukan aksi kekerasan di sebuah gang sempit pada Selasa malam.
Aadam, salah satu suporter berusia 23 tahun yang enggan mencantumkan nama belakangnya, bercerita bahwa ia dan enam temannya sedang berjalan menuju sebuah pub saat mereka tiba-tiba dikepung sekitar 30 ultras Napoli. “Mereka tidak mengenakan atribut Napoli dan setengah dari mereka menutupi wajah,” ujarnya. “Terjadi teriakan ‘dari mana kau berasal?’ yang langsung menimbulkan ancaman.”
Dalam serangan tersebut, Marcus, teman Aadam, terluka setelah ditusuk di bagian kaki dengan obeng oleh salah satu pelaku. “Marcus tidak menyangka apa-apa, tiba-tiba saja ia ditusuk. Sakitnya luar biasa,” kata Aadam. Teman lain juga mengalami jaketnya sobek oleh benda tajam. Situasi itu membuat mereka panik dan langsung berlari menghindar.
Setelah berlari sekitar 2,5 kilometer, kelompok tersebut beruntung bertemu dengan polisi yang sedang patroli. Marcus langsung mendapat pertolongan dan dirujuk ke rumah sakit setelah ambulans datang dalam waktu lima menit. Aadam memilih menemani Marcus hingga pukul empat pagi saat mereka keluar dari rumah sakit.
Chelsea FC sendiri telah melakukan komunikasi intensif dengan Aadam dan Marcus setelah kejadian ini. Klub juga mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan solidaritas dan peringatan bagi para suporter yang akan menghadiri pertandingan. Suporter diminta untuk tidak mengenakan atribut klub saat traveling dan dianjurkan tidak sendirian demi keamanan.
Pihak klub menyediakan layanan antar-jemput gratis dengan pengawalan polisi menuju Stadion Diego Armando Maradona untuk memastikan keselamatan para penggemar. Namun, kejadian ini cukup mengguncang mental Aadam dan teman-temannya sehingga mereka mempertimbangkan kembali untuk tetap menonton pertandingan.
Menurut Aadam, pengalaman tersebut membuatnya ragu untuk kembali ke Napoli di masa mendatang dan memikirkan lebih matang destinasi perjalanan terkait pertandingan klub. “Ini pertama kali saya mengalami kejadian seperti ini selama mengikuti Chelsea di Eropa,” ujarnya. “Kami rencananya akan tinggal di Napoli sampai Sabtu, tapi kemungkinan besar akan langsung ke Roma besok untuk menjauh dari situasi berbahaya.”
