Juventus berhasil mengamankan satu poin penting setelah bermain imbang 2-2 melawan Lazio di Allianz Stadium. Pierre Kalulu menjadi pahlawan dengan gol penyama kedudukan pada menit keenam masa tambahan pertandingan.
Lazio memimpin lebih dulu saat waktu normal hampir habis melalui gol Pedro yang memanfaatkan kemelut di area pertahanan Juventus. Namun, Juventus bangkit dari keterpurukan dan berhasil menyamakan skor melalui sundulan Kalulu dari umpan silang Jeremie Boga.
Jalannya Pertandingan
Juventus hampir membuka keunggulan lebih dulu ketika Bremer mendapat peluang sundulan yang digagalkan oleh kiper Ivan Provedel. Upaya Teun Koopmeiners juga dihapus wasit karena offside. Lazio kemudian memanfaatkan situasi saat turun minum dengan cepat, menghasilkan dua gol dalam waktu singkat.
Gol pertama Lazio terjadi dari aksi Pedro yang mendapat bantuan defleksi Bremer setelah merebut bola dari Locatelli. Dua menit setelahnya, Gustav Isaksen memperbesar keunggulan lewat serangan balik cepat.
Juventus mulai menekan kembali pada babak kedua. Mereka berhasil memperkecil kedudukan lewat sundulan Weston McKennie pada menit ke-59, memanfaatkan umpan silang Andrea Cambiaso. Meski McKennie sempat mendapat gol dianulir karena offside, tekanan terus dilancarkan.
Momen Krusial dan Statistik
Nuno Tavares melakukan penyelamatan penting dengan menggagalkan peluang mudah Bremer untuk mencetak gol. Di sisi Lazio, Tijjani Noslin gagal memaksimalkan peluang emas saat serangan balik cepat. Akhirnya, blunder ini dimanfaatkan Juventus lewat gol penyeimbang Kalulu menjelang pertandingan usai.
Sejak kehadiran pelatih Luciano Spalletti, Weston McKennie menjadi gelandang dengan pencetak gol terbanyak di Serie A dengan tujuh gol. Juventus tetap tak terkalahkan di kandang sepanjang musim dan mencegah Lazio melakukan double kemenangan di liga atas mereka untuk pertama kali sejak musim 1942-43.
Data Penting
- Pedro mencapai penampilan ke-150 di Serie A, menjadi pemain asing keempat yang melakukannya sejak era tiga poin per kemenangan.
- Juventus melepaskan 34 tembakan dengan expected goals (xG) 2.84, jauh lebih unggul dibandingkan Lazio yang hanya melepaskan 9 tembakan dengan xG 1.06.
- Gol Kalulu terjadi pada menit ke-96, menegaskan dramatisnya pertandingan.
Pertandingan ini menunjukkan semangat juang Juventus yang tak mudah menyerah meski tertinggal dua gol lebih dulu. Hasil imbang ini menjaga tren positif Juventus di kandang sekaligus memperpanjang periode tanpa kekalahan dari Lazio dalam laga Serie A terakhir mereka di Turin.
