Fabio Capello, mantan pelatih Juventus, memperingatkan Galatasaray agar tidak meremehkan peluang Juventus di Liga Champions. Meskipun tim asal Turin itu kalah telak 5-2 pada laga leg pertama babak playoff, Capello yakin Juventus masih memiliki peluang buat lolos ke babak berikutnya.
Menurut Capello, Juventus kehilangan sosok bek yang tangguh setelah kepergian Bremer. Ia menyebutkan, "Dengan keluarnya Bremer, pertahanan seperti kehilangan sinarnya. Namun, untuk leg kedua di Turin, saya tetap optimistis."
Capello menilai Galatasaray bisa saja lengah karena merasa sudah unggul besar. "Turki mungkin datang ke Turin dengan keyakinan sudah memastikan tempat di babak 16 besar. Ini bisa jadi kesalahan fatal jika mereka meremehkan Juventus," katanya kepada La Gazzetta dello Sport.
Dia menambahkan, sulit mengatasi kecepatan pemain Galatasaray seperti Victor Osimhen. Namun, pelatih Juventus, Luciano Spalletti, diyakini mampu mengantisipasi ancaman tersebut. Capello menaksir ada 40 persen peluang Juventus untuk membalikkan keadaan.
Sikap Juventus yang penuh kebanggaan menurut Capello akan menjadi modal penting pada pertandingan nanti. "Saya yakin Bianconeri akan tampil dengan penuh semangat dan memberikan perlawanan sengit," ujarnya.
Kunci Posisi Juventus dan Galatasaray:
- Kekalahan Juventus 5-2 di leg pertama menjadi tantangan besar.
- Juventus kehilangan bek kunci yaitu Bremer.
- Galatasaray memiliki pemain cepat seperti Victor Osimhen.
- Leg kedua digelar di Turin yang memberi keuntungan tuan rumah.
- Pelatih Spalletti mempunyai peran penting dalam strategi bertahan.
Capello mengingatkan bahwa pertandingan belum usai dan semua bisa berubah di leg kedua. Juventus tetap berpotensi membalikkan keadaan jika memanfaatkan keunggulan kandang dan mempersiapkan taktik yang tepat. Oleh karena itu, publik harus bijak dalam memprediksi hasil akhir babak playoff Liga Champions ini.
