Enzo Absen Dua Laga, Gattuso Pergi, Kick Off Chelsea dan Italia Berubah Drastis

Chelsea kembali disorot setelah pelatih Liam Rosenior memastikan Enzo Fernandez tidak akan tampil pada dua pertandingan berikutnya. Keputusan ini diambil dalam konferensi pers prapertandingan Piala FA melawan Port Vale, sehingga gelandang asal Argentina itu juga akan absen saat menghadapi Manchester City.

Di saat yang sama, kabar besar datang dari tim nasional Italia karena Gennaro Gattuso resmi mundur dari jabatan pelatih kepala. Pengumuman itu menegaskan berakhirnya masa tugas Gattuso setelah mencatat enam kemenangan dan dua kekalahan bersama Gli Azzurri.

Enzo Fernandez dipastikan absen dua laga

Rosenior menyampaikan bahwa Enzo tidak masuk rencana tim untuk dua partai terdekat. Situasi ini menambah tekanan bagi Chelsea yang sedang mencari kestabilan di tengah performa tim yang naik turun.

Pihak klub belum merinci apakah sanksi tersebut murni keputusan teknis atau terkait masalah internal. Namun, agen Enzo, Javier Pastore, sebelumnya mengecam hukuman itu dan menyebut keputusan Chelsea sebagai tindakan yang “sangat tidak adil”.

  1. Port Vale vs Chelsea di Piala FA
  2. Chelsea vs Manchester City
  3. Penyesuaian susunan lini tengah Chelsea

Absennya Enzo berdampak langsung pada rotasi lini tengah Chelsea. Pelatih kini harus mencari opsi pengganti untuk menjaga keseimbangan permainan pada dua laga penting tersebut.

Gattuso resmi tidak lagi melatih Italia

Federasi Sepak Bola Italia atau FIGC mengonfirmasi bahwa Gattuso sudah menanggalkan posisinya sebagai pelatih kepala timnas Italia. Keputusan itu datang setelah Presiden FIGC Gabriele Gravina dan manajer tim Gianluigi Buffon juga lebih dulu mengumumkan pengunduran diri mereka.

Catatan Gattuso selama menangani Italia menunjukkan hasil yang campuran. Ia menutup masa tugasnya dengan enam kemenangan dan dua kekalahan, sebuah angka yang tetap menjadi perhatian di tengah evaluasi besar terhadap arah baru tim nasional.

Pergantian di kursi pelatih ini membuka babak baru bagi Italia menjelang agenda berikutnya. FIGC kini perlu menentukan langkah cepat agar tim tetap stabil setelah rangkaian perubahan di level manajemen dan pelatih.

Exit mobile version