Beyerdynamic DT 990 PRO dan Sennheiser HD 560S adalah dua headphone open-back yang populer dalam segmen audio profesional dengan harga di bawah ₹20.000. Keduanya diakui memiliki kualitas suara luar biasa dan nilai harga terhadap performa yang tinggi. Namun, karakteristik suara keduanya sangat berbeda. DT 990 PRO menawarkan suara dengan karakter V-shaped, sementara HD 560S mengusung suara netral dan analitis.
Secara teknis, DT 990 PRO hadir dalam dua varian impedansi, yakni 250 ohm dan 80 ohm. Headphone ini menggunakan driver dinamis dengan karakter suara V-shaped yang menonjolkan bass dan treble. Karakter tersebut memberikan sensasi suara yang lebih hidup dan lebar, meski terkadang bisa menyebabkan kelelahan saat didengar dalam waktu lama. Sementara itu, HD 560S memakai driver dinamis berukuran 38mm, memiliki suara yang lebih natural, netral, dan lembut.
Perbandingan Spesifikasi Teknis
Berikut adalah ringkasan perbandingan spesifikasi kedua headphone tersebut:
| Fitur | Beyerdynamic DT 990 PRO | Sennheiser HD 560S |
|---|---|---|
| Driver | Dynamic | 38mm Dynamic |
| Tipe | Open-back | Open-back |
| Frekuensi Respon | 5 Hz – 35 kHz | 6 Hz – 38 kHz |
| Impedansi | 250 Ohm / 80 Ohm | 120 Ohm |
| Sensitivitas | 96 dB | 110 dB |
| Berat | 250 gram | 280 gram |
Kenyamanan dan Karakter Suara
Dari sisi kenyamanan, DT 990 PRO unggul dengan bantalan telinga yang sangat empuk dan nyaman untuk penggunaan lama. Namun, tekanan penjepit di kepala cukup kuat sehingga dapat terasa tidak nyaman bagi sebagian pengguna. Kabel koil yang berat juga menambah kesan “berat” saat memakai headphone ini.
Sebaliknya, HD 560S lebih ringan dengan desain ergonomis yang menyesuaikan bentuk kepala. Bantalan tangan bertekstur velour terasa agak lebih kaku dibanding DT 990 PRO. Meskipun demikian, tekanan penjepit lebih rendah sehingga headphone terasa lebih nyaman untuk pemakaian panjang, meski bantalan telinga kurang empuk.
Dari segi tonalitas, DT 990 PRO menawarkan suara yang lebih energik dengan bass dan treble yang ditingkatkan sehingga cocok untuk berbagai genre musik serta dapat dimanfaatkan untuk keperluan gaming kompetitif berkat soundstage yang luas dan detail suara langkah pemain musuh.
Sementara HD 560S memiliki sonoritas yang lebih kalem, tetap natural dan jernih sehingga ideal untuk tugas mixing, mendengarkan dokumenter, film, atau game dengan fokus pada narasi yang mendalam. Karakter bass yang linear dan mendalam juga memberikan pengalaman mendengarkan yang balance tanpa kelebihan semu.
Kompatibilitas dan Penggunaan
DT 990 PRO memerlukan headphone amplifier agar volume dan kualitas suara optimal, terutama model 250 ohm. Pengguna harus menyiapkan perangkat ekstra agar dapat menikmati performa maksimal headphone ini.
HD 560S lebih mudah untuk menggerakkan karena impedansinya yang berada di level 120 ohm. Namun, untuk mendapatkan rentang dinamis dan kontrol bass yang baik, penggunaan amplifier tetap direkomendasikan.
Pilihan Mana yang Lebih Baik?
Memilih antara DT 990 PRO dan HD 560S tergantung pada kebutuhan dan preferensi pendengarnya. Jika menginginkan suara yang dinamis, penuh energi, dan berguna untuk gaming kompetitif, DT 990 PRO adalah opsi yang lebih tepat. Dengan harga sekitar ₹17.000, headphone ini menawarkan nilai yang besar, terutama bagi yang tidak keberatan dengan karakter suara V-shaped yang bisa melelahkan jika digunakan dalam waktu lama.
Di sisi lain, HD 560S menawarkan suara yang lebih netral dan natural dengan harga lebih terjangkau sekitar ₹13.000. Model ini cocok untuk pengguna yang fokus pada audio mixing, kejelasan tonal, dan kenyamanan penggunaan jangka panjang.
Keduanya membutuhkan DAC atau audio interface, seperti Focusrite Scarlett Solo Gen 4, agar performa suara diterjemahkan secara optimal. Dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing, konsumen dapat memilih headphone yang paling sesuai tanpa ragu membeli salah satu dari keduanya.
