Acebeam UC3A tampil sebagai senter saku yang kecil, tetapi sarat fungsi. Dalam kunjungan ke kantor pusat Acebeam di Shenzhen, perangkat ini terlihat lebih menarik bukan karena ukurannya, melainkan karena kombinasi fitur yang jarang ditemui di kelasnya.
Bobotnya hanya 65 gram, sehingga hampir tak terasa saat dibawa sebagai perlengkapan harian. Meski begitu, UC3A tetap memakai baterai yang bisa diganti, sesuatu yang memberi fleksibilitas tambahan untuk penggunaan mobile.
Baterai kecil dengan pendekatan yang unik
Acebeam memakai sel lithium-ion berukuran AAA, tepatnya format 10440 silindris. Sel ini memiliki port USB-C yang terintegrasi rapat di dalam bodi baterai.
Desain itu punya dua sisi. Pengisian harus dilakukan setelah baterai dikeluarkan dari senter, tetapi pengguna bisa membawa sel cadangan dengan mudah. Saat ini, sel tunggal tersebut belum tersedia untuk dibeli terpisah.
UC3A juga mendukung baterai primer AAA standar, meski fitur itu tidak sempat diuji. Kapasitas baterainya sendiri tergolong kecil, yaitu 1,5 watt-jam, dan itu terlihat saat uji langsung ketika salah satu unit yang tidak penuh dayanya tampak lebih redup.
Kondisi itu juga menjadi cara tidak langsung untuk membaca status baterai. Senter ini tidak memiliki indikator baterai, sehingga tingkat terang menjadi petunjuk praktis saat daya mulai menurun.
Kontrol sederhana untuk lampu depan dan samping
Pengoperasian UC3A mengandalkan dua tombol dan terasa mudah dipahami. Tombol pertama mengatur lampu depan utama, dengan mode moonlight yang aktif jika tombol ditahan saat senter dinyalakan.
Tekan sekali untuk menyalakan kedua lampu depan pada mode medium. Jika tombol yang sama ditahan, pengguna bisa berpindah melalui tiga mode, tetapi bukan moonlight.
Tombol kedua mengendalikan lampu samping, dan di bagian ini UC3A menawarkan lebih banyak variasi. Cahaya putih memiliki dua tingkat kecerahan, lalu warna merah, hijau, dan biru bisa dipilih lewat double-click setelah lampu dinyalakan.
Setiap warna itu juga punya mode berkedip. Ada pula mode berkedip polisi dengan pola merah dan biru bergantian, serta animasi pelangi untuk efek visual yang lebih ramai.
Lampu samping yang serbaguna
Lampu samping berfungsi sebagai lampu peringatan atau penanda saat dipasang di ransel, sabuk, atau topi melalui klip. Pada sisi putih, lampu ini juga bisa dipakai sebagai ambient light.
Panel belakang bermagnet yang kuat membuatnya cocok dipasang di permukaan logam. Karena itu, UC3A juga terasa relevan untuk pekerjaan DIY di dalam casing PC, terutama saat membutuhkan penerangan ringkas yang bisa berdiri sendiri.
Dalam penggunaan harian, Acebeam UC3A tidak dirancang sebagai senter super terang. Namun, output-nya dinilai cukup untuk kebutuhan harian, baik pada lampu depan maupun lampu samping, dengan dua tingkat putih yang dianggap memadai untuk kondisi redup dan kondisi yang masih memiliki cahaya ambient.
Ada kelebihan, ada juga catatan
Kualitas reproduksi warna biru pada lampu samping menjadi titik lemah yang paling jelas. Tampilan warnanya dinilai agak keruh dan cenderung ke ungu, sehingga tidak terlalu meyakinkan untuk dipakai.
Sebaliknya, efek pelangi terlihat menarik karena animasinya didukung cukup banyak LED. Warna merah dan hijau juga dinilai sesuai harapan, meski tidak ada opsi lampu kuning sebagai mode tunggal.
Secara keseluruhan, UC3A memberi rentang fitur yang solid dalam paket yang sangat ringkas. Acebeam saat ini menjual senter ini di Amazon dengan harga $40, tersedia dalam warna orange, black, atau green.
Perusahaan juga membagikan kode promo 4TBZINQJ yang dapat menurunkan harga di checkout. Namun, masa berlaku kode itu tidak dijelaskan, dan tidak ada kepastian apakah kode tersebut berlaku untuk semua pelanggan Amazon.
