Galaxy S26 Bakal Dukung Pengisian Nirkabel Lebih Cepat hingga 25W, Tapi Tanpa Magnet

Author: Qoo Media

Samsung dikabarkan akan menghadirkan Galaxy S26 dengan kemampuan pengisian daya nirkabel yang lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Laporan terbaru menunjukkan bahwa Galaxy S26 telah mendapatkan sertifikasi untuk standar Qi 2.2.1, sebuah pembaruan penting dari protokol Qi 2.1.0 yang digunakan di Galaxy S25.

Peningkatan Kecepatan Pengisian Nirkabel
Standar Qi 2.2.1 memungkinkan pengisian daya dengan kecepatan lebih dari 25W, berbeda dengan Qi 2.1 yang maksimal hanya 15W. Dengan sertifikasi ini, Galaxy S26 diperkirakan akan mendukung pengisian daya nirkabel antara 20W hingga 25W. Kecepatan tersebut menjadikan Galaxy S26 setara dengan perangkat unggulan lainnya seperti Pixel 10 Pro XL, iPhone 16, dan iPhone 17. Hal ini akan menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan pengisian baterai lebih cepat tanpa kabel.

Model dan Sertifikasi Wireless Power Consortium
Dalam dokumen Wireless Power Consortium, tiga model Galaxy S26 yakni SM-K722, SM-K777, dan SM-K778 telah tercatat. Namun, ada kabar kurang menggembirakan bagi penggemar merek ini. Sertifikasi tersebut tidak mencantumkan Magnetic Power Profile (MPP). Ini berarti seri Galaxy S26 kemungkinan besar tidak akan menggunakan magnet dalam desain chassis-nya dan tidak akan mendapatkan sertifikasi Qi2 yang mencakup fitur magnetik.

Konsekuensi Hilangnya Fitur Magnetik
Tidak adanya magnet di dalam perangkat ini bertentangan dengan tren aksesoris Samsung yang semakin mengandalkan magnetik. Samsung diketahui tengah mengembangkan power bank dan beberapa aksesoris magnetik untuk ponsel. Hilangnya fitur magnetik pada ponsel Galaxy S26 memaksa pengguna untuk membeli casing khusus agar dapat memasang aksesoris tersebut. Ini bisa menambah ketebalan dan bobot ponsel, yang bagi sebagian pengguna kurang diinginkan.

Redesign dan Tanggal Peluncuran
Render terbaru Galaxy S26 menampilkan desain ulang panel belakang dengan warna putih yang elegan. Selain itu, Samsung juga dikabarkan akan menggunakan chipset Exynos 2600 untuk pasar global. Tanggal peluncuran Galaxy S26 sendiri diperkirakan akan berlangsung pada 25 Februari. Ini merupakan jadwal yang cukup wajar mengingat peluncuran generasi sebelumnya juga berada di sekitar bulan yang sama.

Dampak Upgrade Standar Qi
Upgrade standar pengisian Qi dari versi 2.1 ke 2.2.1 bukan hanya soal kecepatan. Protokol terbaru ini juga membawa efisiensi lebih baik dan kemungkinan pengurangan panas selama proses pengisian. Hal ini penting agar baterai tetap awet dan aman digunakan dalam pengisian nirkabel yang lebih cepat.

Faktor Bagi Konsumen
Bagi konsumen yang mengedepankan fitur pengisian cepat tanpa kabel, peningkatan dari 15W menjadi 20-25W adalah kemajuan signifikan. Namun, kehilangan fitur magnetik di Galaxy S26 mungkin akan mengecewakan sebagian pengguna yang sudah terbiasa dengan aksesoris magnetik besutan Samsung. Pengguna harus mempertimbangkan apakah kecepatan pengisian yang lebih baik lebih penting dibandingkan kemudahan pemasangan aksesoris magnetik tanpa casing tambahan.

Secara keseluruhan, Galaxy S26 membawa peningkatan teknologi pengisian nirkabel yang menjanjikan efisiensi lebih baik dan waktu pengisian lebih cepat. Namun, keputusan menghilangkan magnet dalam bodi ponsel menjadi hal yang cukup mengejutkan dan mengundang pertanyaan soal kompatibilitas dengan ekosistem aksesoris Samsung ke depan. Jadwal peluncuran yang semakin dekat membuat penggemar teknologi semakin penasaran dengan fitur dan inovasi apa yang akan dihadirkan Samsung dalam seri terbaru ini.

Terbaru