
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung terus berupaya memperluas kesempatan kerja melalui pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Salah satu program unggulan terbaru adalah pelatihan servis handphone yang digelar selama tujuh hari di Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari usulan Musrenbang 2025 yang diajukan warga tingkat RW. Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis peserta agar mampu membuka usaha mandiri di bidang jasa perbaikan ponsel.
Pelatihan Servis HP di Cigondewah Kaler
Sebanyak 20 peserta dari RW 03 mengikuti pelatihan ini. Pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja Nurmalia, Irma, menyampaikan bahwa materi yang diberikan mencakup pengetahuan dasar hingga tingkat lanjut. Peserta belajar menangani kerusakan ringan seperti pada konektor dan baterai, sekaligus mengoperasikan power supply untuk menghidupkan ponsel mati total.
Porsi praktik dalam pelatihan lebih dominan, sekitar 70 persen, sementara teori hanya 30 persen. Pola ini dianggap efektif dalam membekali peserta agar siap terjun ke dunia kerja atau memulai usaha jasa servis ponsel secara mandiri.
Dampak Positif bagi Warga dan Komunitas
Irma menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Bandung untuk menumbuhkan wirausaha baru dan menekan angka pengangguran. “Harapan kami, peserta pelatihan bisa lebih mandiri dan menambah penghasilan keluarga,” tambah Irma.
Peserta pelatihan, Susan Siti Saadah, menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan pengalaman menyenangkan. Selain menambah keterampilan teknis, pelatihan ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga RW 03. Susan berharap program ini dapat diperluas ke kalangan muda dan organisasi seperti Karang Taruna.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Bandung dan Wali Kota Muhammad Farhan atas inisiatif pelatihan tersebut. Susan melihat pelatihan seperti ini mampu mengurangi pengangguran dan memberikan peluang kerja baru.
Langkah-Langkah Pelatihan Servis HP yang Dijalankan
- Pendataan peserta dari level RW untuk memastikan keterlibatan warga lokal.
- Penyusunan materi pelatihan dari tingkat dasar sampai lanjutan.
- Pelaksanaan pelatihan selama 7 hari, memadukan 70% praktik langsung dan 30% teori.
- Pembekalan teknik perbaikan mulai dari kerusakan ringan hingga power supply.
- Monitoring dan pendampingan untuk hasil pelatihan agar peserta siap membuka usaha atau bekerja mandiri.
Program pelatihan berbasis kebutuhan pasar seperti servis HP ini merupakan contoh nyata bagaimana usulan warga dalam Musrenbang dapat direalisasikan secara tepat guna. Selain memberikan keterampilan baru, pelatihan ini turut membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat kelurahan setempat melalui peluang usaha dan pengentasan pengangguran.
Langkah Disnaker Kota Bandung dalam memperkuat kapasitas warga menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan ekosistem kerja yang inklusif dan berkelanjutan. Keberhasilan pelatihan ini juga mendorong harapan agar program serupa dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak wilayah di Kota Bandung.





