Teknologi Integrated Sensing and Communication (ISAC) tengah dikembangkan untuk mengubah ponsel biasa menjadi radar real-time yang mampu mendeteksi objek tanpa koneksi langsung. Vodafone bekerja sama dengan Tiami Networks menguji ISAC sebagai langkah inovatif untuk memperluas fungsi smartphone dalam mengidentifikasi bahaya sekitar dan mengawasi lingkungan dengan lebih cerdas.
ISAC memanfaatkan gelombang pulsa pantulan yang serupa dengan echolocation pada kelelawar. Teknologi ini memungkinkan jaringan mobile untuk memetakan lingkungan sekitar tanpa perlu perangkat keras tambahan. Hasilnya, ponsel dan base station bisa secara simultan memberikan layanan komunikasi dan pengindraan lingkungan secara real-time.
Uji Coba ISAC oleh Vodafone dan Tiami Networks
Dalam pengujian yang dilakukan di fasilitas R&D Vodafone di Málaga, Spanyol, teknologi ISAC berhasil mendeteksi orang dan benda tanpa mengganggu layanan suara, pesan, maupun akses internet. Hal ini menandakan ISAC dapat diintegrasikan pada jaringan 5G saat ini tanpa perlu perubahan infrastruktur besar.
Tiami Networks mengandalkan perangkat lunak PolyRAN untuk mengubah base station menjadi sensor area luas. CEO Tiami Networks, Amitav Mukherjee, menyatakan bahwa PolyRAN memungkinkan penerapan ISAC semudah mengaktifkan aplikasi di jaringan 5G. Kolaborasi dengan Vodafone juga memungkinkan penilaian performa yang realistis dalam pengoperasian sehari-hari.
Selain menggunakan teknologi Open RAN yang kompatibel dengan perangkat vendor berbeda, ISAC membantu operator mengoptimalkan sensing dan konektivitas melalui pembaruan perangkat lunak, bukan harus mengganti perangkat keras. Pendekatan ini menjadikan ISAC lebih efisien dan mudah diadopsi dalam berbagai jaringan mobile.
Potensi aplikasi ISAC
Teknologi ini membuka peluang luas, bukan hanya untuk komunikasi tapi juga pengawasan lingkungan dan keselamatan. Berikut beberapa contoh potensi fungsi ISAC:
-
Deteksi bahaya di ruang publik
ISAC mampu memperingatkan pengguna tentang kerumunan berpotensi berbahaya atau kondisi lingkungan yang membahayakan. -
*Pengawasan keamanan
Sistem bisa mendeteksi penyusup, drone tidak sah, atau gangguan lain di area industri dan fasilitas umum secara real-time. -
Pemantauan alam dan hewan ternak
Teknologi ini mampu memonitor bencana alam atau lokasi yang sulit dijangkau serta mengawasi kesehatan atau pergerakan hewan ternak. -
Peta 3D dan interaksi cerdas
ISAC dapat digunakan untuk membuat peta tiga dimensi menggunakan perangkat seperti smart glasses dan memungkinkan robot memahami gerakan tangan manusia. - Privasi tetap terjaga
ISAC bisa digunakan dalam aplikasi publik yang menghitung jumlah pengunjung tanpa menggunakan kamera, sehingga menjaga privasi individu.
ISAC sebagai teknologi masa depan jaringan 6G
Meskipun teknologi ini menjadi fondasi dalam jaringan 6G yang diprediksi beroperasi sekitar tahun 2030, ISAC sudah dapat diimplementasikan dengan infrastruktur 5G saat ini. Direktur Strategi dan Arsitektur Jaringan Vodafone, Marco Zangani, menyebutkan bahwa ponsel masa depan tidak hanya menghubungkan pengguna tetapi juga menjaga keselamatan mereka melalui pemantauan lingkungan secara real-time.
Implementasi ISAC diharapkan membawa dampak signifikan dalam berbagai sektor, mulai dari keselamatan publik, manajemen kerumunan, hingga efisiensi operasional industri. Transformasi ini membuka era baru di mana smartphone bukan sekadar alat komunikasi, tapi juga menjadi sensor cerdas yang mampu memberikan data lingkungan langsung kepada penggunanya tanpa menimbulkan gangguan pada layanan utama.
Dengan bukti keberhasilan uji coba yang menunjukkan deteksi akurat tanpa interferensi jaringan, pengintegrasian ISAC di smartphone dan infrastruktur telekomunikasi kini menjadi peluang besar untuk memperkaya ekosistem digital yang lebih aman, efisien, dan inovatif. Perkembangan ini dipantau ketat oleh para pakar sebagai bagian dari evolusi teknologi komunikasi yang akan mengubah cara manusia berinteraksi dengan lingkungan secara lebih responsif dan adaptif.









