MediaTek Jadi Penantang Baru Qualcomm, Fitur Satelit Starlink Bawa Peringatan Darurat ke Ponsel 5G

MediaTek resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Starlink untuk menghadirkan fitur peringatan darurat berbasis satelit ke perangkat ponsel. Kolaborasi ini memungkinkan notifikasi penting seperti peringatan gempa atau tsunami langsung diterima pengguna tanpa bergantung pada jaringan seluler tradisional.

Integrasi fitur peringatan darurat via satelit menawarkan solusi komunikasi vital pada situasi darurat. Pengguna tetap menerima pesan penting meski berada di zona tanpa sinyal, misal saat bencana alam besar terjadi dan seluruh jaringan telekomunikasi konvensional terputus.

Inovasi MediaTek dan Starlink Perkuat Sistem Peringatan Global

MediaTek memamerkan inovasi ini pada perhelatan Mobile World Congress. Pada pameran tersebut, perusahaan mendemonstrasikan layanan Starlink Mobile yang berjalan pada perangkat dengan modem MediaTek M90 5G. Modem ini disebut sebagai yang pertama di dunia dengan dukungan koneksi satelit langsung terintegrasi di dalam chipset.

Lewat teknologi Direct to Cell, sistem ini memanfaatkan spektrum S-Band untuk mengirim pesan peringatan. Artinya, ponsel bisa langsung terhubung ke jaringan satelit Starlink, memberi akses pesan peringatan dari sistem seperti Commercial Mobile Alert System (CMAS), Wireless Emergency Alerts (WEA), hingga Earthquake and Tsunami Warning System (ETWS).

Di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang, layanan WEA berbasis satelit sudah digunakan secara nyata. Data internal menunjukkan lebih dari 4,4 juta pengguna telah terhubung dengan Starlink Mobile dan mendapatkan manfaat layanan peringatan tersebut.

Teknologi Direct to Cell dan Cakupan Jaringan yang Lebih Luas

Menurut keterangan resmi, keunggulan utama kolaborasi ini adalah kemampuannya mengatasi keterbatasan cakupan jaringan seluler nasional saat terjadi bencana. Ketika jaringan lokal lumpuh atau jangkauan operator tidak ada, sinyal satelit tetap bisa menjangkau perangkat pengguna.

Corporate Senior Vice President sekaligus General Manager Wireless Communication Business Unit MediaTek, JC Hsu, menegaskan bahwa integrasi ini menjadi langkah penting menuju komersialisasi teknologi komunikasi satelit standar baru berbasis NR-NTN (New Radio – Non-Terrestrial Networks).

Berikut fitur utama teknologi Direct to Cell pada ponsel dengan modem MediaTek M90 5G:

  1. Mendukung pengiriman pesan peringatan darurat dari pusat nasional langsung ke ponsel.
  2. Pesan dikirimkan via satelit Starlink tanpa membutuhkan akses ke tower seluler.
  3. Mampu beroperasi pada wilayah terpencil, terisolir atau terdampak bencana.
  4. Mendukung berbagai sistem peringatan seperti CMAS, WEA, serta ETWS.
  5. Potensi integrasi ke lebih banyak ponsel berkat chipset modem yang sudah terintegrasi.

Potensi Dampak di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

Implementasi fitur peringatan darurat via satelit diproyeksikan akan memiliki dampak luas, khususnya di negara kepulauan seperti Indonesia. Wilayah rawan bencana yang sering mengalami kehilangan sinyal akan sangat terbantu dengan fitur ini.

Teknologi ini tidak hanya mempercepat distribusi informasi saat terjadi gempa, tsunami, atau erupsi gunung berapi, tapi juga memberikan akses komunikasi darurat ke petugas SAR serta masyarakat umum. Dengan perangkat yang sudah mendukung modem MediaTek M90 5G, pengguna berpeluang besar menikmati manfaatnya segera setelah fitur diaktifkan di negaranya masing-masing.

Selain itu, kerja sama ini juga mendukung visi inklusi digital, memastikan akses informasi dan peringatan dapat diterima seluas mungkin tanpa ada hambatan lokasi atau keterbatasan infrastruktur jaringan.

Langkah MediaTek Selanjutnya di Era Komunikasi Satelit

Untuk mewujudkan konektivitas handal yang tidak bergantung pada jaringan seluler, MediaTek berkomitmen untuk semakin memperluas adopsi modem 5G dengan fitur satelit terintegrasi. Perusahaan ingin mendorong produsen ponsel untuk mengadopsi chipset yang sudah berfitur komunikasi satelit langsung pada perangkat lini terbaru.

Sementara itu, Starlink berperan sebagai penyedia koneksi jaringan satelit global yang dapat diakses dari berbagai perangkat mobile. Kombinasi kekuatan inovasi MediaTek di sisi perangkat keras dan jangkauan Starlink pada konektivitas satelit diharapkan membuka standar baru sistem peringatan bencana di skala global.

Langkah MediaTek dan Starlink ini diprediksi akan mempercepat transformasi layanan komunikasi darurat ke sistem yang lebih efisien dan universal. Pengumuman kolaborasi ini menjadi langkah awal penyebaran teknologi komunikasi berbasis satelit langsung ke perangkat mobile yang nantinya bisa dinikmati oleh lebih banyak pengguna di seluruh dunia.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: inet.detik.com

Berita Terkait

Back to top button