Lupa Mematikan Focus Mode Bertahun-Tahun, One UI 8.5 Akhirnya Bisa Mengakhirinya Sendiri

Author: Qoo Media

Fitur Modes and Routines di ponsel Galaxy selama ini dikenal berguna untuk mengotomatisasi banyak hal, mulai dari menyalakan Do Not Disturb saat tidur hingga membuka aplikasi tertentu ketika terhubung ke mobil. Namun, ada satu kelemahan yang sering dikeluhkan pengguna: banyak rutinitas tetap aktif terus-menerus sampai dimatikan manual.

Perubahan itu kini mulai dibenahi lewat One UI 8.5. Pembaruan ini menambahkan kontrol durasi rutinitas, sehingga pengguna bisa menentukan kapan sebuah routine berhenti berjalan tanpa perlu terus mengingat untuk menonaktifkannya sendiri.

Kontrol durasi kini jadi fitur utama

Berdasarkan laporan Android Authority yang dikutip dalam artikel referensi, Samsung menambahkan opsi baru bernama “Keep routine until” di editor routine. Opsi ini memungkinkan pengguna memilih berapa lama automation tetap aktif sesuai kebutuhan.

Sebelumnya, routine pada umumnya berjalan tanpa batas setelah diatur. Pola ini memang cocok untuk skenario permanen, tetapi kurang praktis untuk kebutuhan sementara seperti perjalanan dinas, liburan, rapat penting, atau acara khusus.

Dengan One UI 8.5, Samsung menghadirkan tiga pilihan utama untuk jadwal durasi routine. Ketiganya memberi fleksibilitas yang lebih jelas dibanding sistem lama yang cenderung serba manual.

  1. Forever
    Opsi ini membuat routine tetap berjalan seperti sebelumnya, tanpa batas waktu.

  2. Choose date
    Pengguna dapat menentukan tanggal akhir agar routine berhenti otomatis.

  3. Run only once
    Routine dijalankan satu kali lalu selesai tanpa perlu dimatikan lagi.

Kehadiran tiga opsi tersebut membuat fitur automasi Samsung terasa lebih matang. Pengguna kini bisa membedakan routine yang sifatnya permanen dengan routine sementara secara lebih presisi.

Masalah lama yang akhirnya dibenahi

Modes and Routines selama ini termasuk salah satu alat automasi bawaan paling kuat di Android. Sistem ini bekerja dengan logika sederhana “jika-maka”, misalnya mengaktifkan Wi-Fi saat tiba di rumah atau menyalakan mode senyap pada jam tertentu.

Masalahnya, routine sementara sering tertinggal aktif di latar belakang. Dalam praktik penggunaan harian, hal ini bisa memicu gangguan kecil tetapi mengganggu, seperti notifikasi tetap dibisukan setelah rapat berakhir atau pengaturan perjalanan masih aktif setelah pengguna kembali ke rutinitas normal.

Perbaikan di One UI 8.5 menjawab masalah yang sangat spesifik tetapi nyata. Dari sudut pandang pengalaman pengguna, ini bukan perubahan besar secara visual, tetapi efeknya bisa signifikan pada kenyamanan pemakaian sehari-hari.

Contoh penggunaan yang paling relevan

Fitur baru ini paling terasa manfaatnya pada skenario penggunaan sementara. Samsung pada dasarnya memberi ruang agar automasi lebih kontekstual dan tidak lagi bergantung pada ingatan pengguna.

Beberapa contoh penggunaan yang relevan antara lain:

  • routine perjalanan yang mengubah konektivitas dan profil suara selama bepergian
  • routine presentasi yang membisukan notifikasi selama rapat
  • routine musiman yang hanya aktif pada periode tertentu
  • routine acara khusus yang hanya perlu dijalankan sekali

Pendekatan ini membuat ponsel bekerja lebih cerdas sesuai konteks. Pengguna juga bisa mengurangi risiko salah konfigurasi yang berlangsung lebih lama dari yang diinginkan.

Masih ada satu pengecualian

Meski begitu, tidak semua jenis routine mendapatkan kemampuan baru ini. Artikel referensi menegaskan bahwa routine yang dijalankan secara manual masih belum mendukung pengaturan masa berlaku atau jadwal kedaluwarsa.

Artinya, routine manual tetap harus dikelola sendiri oleh pengguna. Jika routine semacam itu diaktifkan, pengguna masih perlu mematikannya secara manual setelah selesai digunakan.

Batasan ini penting dicatat agar ekspektasi pengguna tetap realistis. Samsung memang menambah fleksibilitas, tetapi implementasinya belum sepenuhnya menyentuh semua tipe automasi di dalam sistem.

Sudah terlihat di perangkat Galaxy tertentu

Menurut laporan yang sama, opsi penjadwalan baru ini sudah terpantau pada perangkat yang menjalankan One UI 8.5 versi stabil, termasuk seri Galaxy S26. Fitur tersebut juga terlihat pada model Galaxy S25 yang mengikuti program beta One UI 8.5.

Temuan itu memberi sinyal bahwa distribusi fitur akan diperluas secara bertahap ke lebih banyak perangkat Galaxy. Seperti pola pembaruan Samsung pada umumnya, ketersediaan bisa berbeda tergantung model, wilayah, dan tahap rollout.

Secara praktis, pembaruan ini membuat Modes and Routines terasa lebih masuk akal untuk penggunaan jangka pendek. Bagi pengguna Galaxy yang sering mengandalkan fokus mode, Do Not Disturb, atau automation berbasis situasi, kemampuan memilih “sekali jalan”, “sampai tanggal tertentu”, atau “selamanya” memberi kontrol yang jauh lebih rapi atas perilaku ponsel sehari-hari.

Source: www.androidcentral.com
Terbaru