Haval H6L PHEV Muncul Dengan Lidar, GWM Serang Segmen SUV Hybrid China

Author: Qoo Media

Great Wall Motor kembali menambah amunisi elektrifikasi lewat Haval H6L PHEV yang muncul di dokumen MIIT China. Varian plug-in hybrid ini langsung menarik perhatian karena membawa opsi lidar, baterai LFP, dan paket sensor yang biasanya dikaitkan dengan fitur bantuan mengemudi yang lebih canggih.

Kemunculan model ini juga mempertegas arah baru Haval di pasar SUV China yang semakin padat oleh mobil hybrid dan plug-in hybrid. Di saat penjualan Haval di China tercatat turun, H6L PHEV muncul sebagai langkah untuk memperluas pilihan sekaligus menjaga daya saing lini SUV GWM.

SUV hybrid baru dengan dimensi lebih ringkas

Haval H6L PHEV hadir sebagai versi plug-in hybrid pertama untuk nama H6L. Model ini sebelumnya masuk pasar China pada November 2025 dengan pilihan mesin bensin 1.5T dan 2.0T.

Secara ukuran, SUV ini memiliki panjang 4.780 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.725 mm, dan jarak sumbu roda 2.810 mm. Dibanding versi bensin, lebar dan wheelbase tetap sama, sementara panjangnya sedikit lebih pendek dan tingginya turun tipis.

Dua varian PHEV tercatat dengan kode CC6480BT29APHEV dan CC6480BT29BPHEV. Bobot keduanya masing-masing 1.960 kg dan 2.020 kg, menunjukkan ada perbedaan konfigurasi di antara dua model yang didaftarkan itu.

Mesin 1,5 liter dan kecepatan puncak 190 km/jam

CarNewsChina melaporkan Haval H6L PHEV memakai mesin hybrid 1,5 liter berkode GW4B15F dengan tenaga 78 kW. Kecepatan tertingginya tercatat 190 km per jam.

Di bagian baterai, H6L PHEV memakai baterai lithium iron phosphate atau LFP. Satu varian memakai baterai SVOLT Energy, sementara varian lain dapat memakai baterai dari SVOLT atau CATL.

Penggunaan baterai LFP menambah karakter mobil yang fokus pada stabilitas. Model ini juga mendukung pengisian daya eksternal, sehingga baterainya tidak hanya bergantung pada mesin atau pengereman regeneratif.

Lidar dan sensor bantuan pengemudi jadi sorotan

Salah satu detail paling menonjol dari H6L PHEV adalah opsi lidar. Sensor ini memakai cahaya laser untuk membaca jarak dan memetakan objek di sekitar kendaraan.

Dokumen MIIT juga mencantumkan kamera samping, radar samping, kamera belakang, serta beberapa perangkat bantuan pengemudi. Kombinasi itu membuka peluang hadirnya fitur bantuan mengemudi yang lebih maju pada varian tertentu.

Dengan lidar, kamera, dan radar, mobil dapat membaca lingkungan secara lebih rinci. Hal ini berguna saat pencahayaan buruk atau saat kendaraan bergerak di lalu lintas kota yang padat.

Posisi di tengah jajaran SUV GWM

Dimensi H6L PHEV disebut mirip dengan Xiaolong Max, SUV plug-in hybrid utama Haval. Kesan itu menunjukkan adanya hubungan teknis yang dekat antara dua model tersebut.

Menurut CarNewsChina, H6L PHEV ditempatkan di antara keluarga H6 dan model yang lebih besar seperti H9 serta H10. Kehadirannya memperluas spektrum produk GWM di segmen SUV elektrifikasi.

Langkah ini muncul di tengah strategi GWM yang terus merilis model baru. Pada April, perusahaan meluncurkan Haval H9 terbaru dengan mesin diesel dan kemampuan melewati genangan hingga 800 mm.

Pada bulan yang sama, GWM juga memperkenalkan Great Wall H10 sebagai SUV flagship sepanjang 5.299 mm. Model itu memakai sistem plug-in hybrid Hi4 dan jarak tempuh listrik hingga 180 km berdasarkan standar CLTC.

Di pasar China, Haval menjual 18.963 kendaraan pada Mei 2026 menurut China EV DataTracker. Angka itu turun 45,8 persen secara tahunan dan setara 1,2 persen pangsa pasar, sehingga kehadiran H6L PHEV menjadi bagian penting dari dorongan baru di segmen elektrifikasi.

Source: voi.id
Terbaru