Samsung Galaxy S26 Ultra tidak hanya mengandalkan mode Photo dan Video standar. Ponsel ini membawa rangkaian mode kamera yang jauh lebih luas, termasuk beberapa fitur tambahan yang harus diunduh gratis dari Galaxy Store.
Bagi pengguna yang ingin memaksimalkan perangkat keras kameranya, sejumlah mode ini layak dicoba karena menawarkan fungsi yang sangat berbeda. Mulai dari video yang lebih stabil saat bergerak, kontrol manual untuk foto dan video, hingga mode khusus untuk astrofotografi dan perekaman dua kamera sekaligus.
Mode video yang paling terasa manfaatnya
Salah satu mode yang paling praktis adalah Super Steady dengan Horizontal Lock. Fitur ini berada di dalam mode Video standar dan dirancang untuk menjaga rekaman tetap stabil sekaligus mempertahankan garis horizon tetap rata meski ponsel miring atau berputar saat merekam.
Fitur ini cocok untuk walking shot, adegan aksi, atau situasi saat tangan sulit benar-benar diam. Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup masuk ke mode Video lalu mengetuk ikon Super Steady di toolbar viewfinder, kemudian mengatur Horizontal Lock sesuai kebutuhan.
Ada kompromi kecil saat fitur ini aktif. Samsung memakai bidang pandang yang sedikit lebih sempit agar sistem stabilisasi punya ruang kerja yang cukup, sehingga komposisi gambar bisa sedikit berbeda dibanding mode Video biasa.
Mode Video standar juga menjadi tempat Nightography bekerja secara otomatis. Nightography bukan mode terpisah, melainkan optimasi bawaan yang aktif ketika kamera mendeteksi cahaya rendah.
Dalam kondisi seperti itu, sistem akan menyesuaikan eksposur, pengurangan noise, dan pemrosesan detail secara real-time. Kamera wide f/1.4 pada Galaxy S26 Ultra disebut mampu menangkap 47% lebih banyak cahaya dibanding kamera setara pada Galaxy S25 Ultra, memberi ruang lebih besar bagi Nightography untuk menghasilkan rekaman yang lebih bersih dan detail.
Untuk resolusi dan frame rate, mode Video mendukung 4K hingga 60fps dan 8K pada 30fps. Pengaturan Auto FPS juga layak diaktifkan karena memungkinkan ponsel menurunkan frame rate otomatis di kondisi gelap agar setiap frame menerima lebih banyak cahaya.
Untuk pengguna yang ingin kontrol penuh
Mode Pro menjadi pilihan utama untuk fotografi manual. Di sini pengguna bisa mengatur ISO, shutter speed, exposure compensation, fokus, dan white balance secara terpisah tanpa terlalu bergantung pada pemrosesan otomatis.
Mode ini juga mendukung perekaman RAW bersama JPEG. File RAW memberi fleksibilitas lebih besar saat penyuntingan karena menyimpan data gambar yang belum diproses penuh.
Samsung menempatkan mode Pro di menu More pada aplikasi kamera. Fitur ini paling berguna untuk pemotretan terkontrol, seperti long exposure di malam hari, membekukan gerakan cepat dengan shutter tinggi, atau memanfaatkan bukaan f/1.4 sambil menjaga ISO tetap rendah.
Untuk video manual, Galaxy S26 Ultra menyediakan Pro Video. Mode ini memberi kontrol atas ISO, shutter speed, white balance, fokus, hingga level mikrofon saat perekaman berlangsung.
Pilihan frame rate di Pro Video juga lebih luas daripada mode Video standar. Pengguna bisa merekam 8K di 24fps, 4K di 120fps, dan FHD di 120fps.
Pro Video juga menjadi jalur utama untuk perekaman log video. Fitur ini menghasilkan gambar datar dengan kontras rendah yang memang disiapkan untuk colour grading pada tahap pascaproduksi.
Log video dapat diaktifkan melalui Camera Settings lalu Video format. Samsung juga menyediakan preview LUT secara real-time, sehingga pengguna bisa melihat gambaran hasil grading warna saat merekam sebelum menerapkannya secara penuh saat editing.
Mode ini juga mendukung codec APV yang harus diaktifkan terpisah lewat Camera Settings > Video format > APV. Codec ini mempertahankan lebih banyak warna dan detail dibanding format kompresi standar, tetapi ukuran filenya besar, sehingga Samsung memungkinkan perekaman langsung ke penyimpanan eksternal.
Tambahan lain di Pro Video adalah kontrol zoom yang lebih halus. Fitur ini membantu transisi zoom terlihat lebih sinematik saat perekaman.
Mode foto spesialis yang patut dilirik
Untuk fotografi tingkat lanjut, Samsung menyediakan Expert RAW sebagai aplikasi terpisah di Galaxy Store. Aplikasi gratis ini dirancang untuk multi-frame RAW capture dan menghasilkan file RAW dengan dynamic range lebih lebar dibanding output RAW dari mode Pro bawaan.
Expert RAW juga membawa beberapa opsi foto khusus. Astrophotography mode mendukung eksposur panjang untuk memotret langit malam dan dilengkapi Sky Guide overlay yang dapat mengidentifikasi konstelasi secara real-time.
Selain itu ada Virtual Aperture untuk mensimulasikan pengaturan aperture berbeda demi mengatur depth of field. Ada pula mode ND filter yang mengurangi cahaya masuk agar long exposure tetap bisa dilakukan dalam kondisi terang.
Fitur baru yang disorot pada Galaxy S26 Ultra adalah Virtual Reflector. Fitur ini mensimulasikan reflektor fotografi profesional untuk memantulkan cahaya ke subjek, berguna untuk portrait backlit atau pemotretan indoor saat salah satu sisi wajah berada dalam bayangan.
Virtual Reflector memungkinkan pengaturan warna, intensitas, dan arah cahaya pantul buatan itu. Expert RAW sendiri bisa dipakai di keempat kamera Galaxy S26 Ultra.
Mode praktis untuk hasil yang lebih menarik
Portrait mode tetap menjadi salah satu mode yang paling mudah dipakai untuk hasil dramatis. Mode ini membuat latar belakang blur melalui deteksi kedalaman, tetapi Samsung menilai lensa telefoto 3x dan 5x memberi hasil wajah yang lebih natural dibanding pemotretan portrait di 1x.
Pada 1x, distorsi wajah bisa muncul jika pemotretan dilakukan dari jarak dekat. Dengan focal length yang lebih panjang, lensa 3x dan 5x menghasilkan proporsi wajah yang lebih wajar.
Pengguna juga bisa mengatur intensitas blur sebelum atau sesudah pemotretan. Efek pencahayaan seperti Studio, Stage, dan High-Key Mono juga tersedia, sementara Portrait Video dapat diakses lewat menu More dengan blur yang bisa diatur saat merekam.
Untuk adegan cepat, Slow motion tetap relevan. Galaxy S26 Ultra mendukung slow motion pada 240fps di FHD dan 120fps di UHD 4K, cocok untuk air, olahraga, hewan, atau gerakan lain yang terlalu cepat dilihat jelas pada kecepatan normal.
Ada pula Single Take dan Dual Rec, tetapi keduanya baru muncul setelah diaktifkan lewat aplikasi Camera Assistant dari Galaxy Store. Single Take mengambil burst foto dan klip video singkat sekaligus dari beberapa lensa dalam satu kali tekan, lalu memilih hasil terbaik sebagai satu paket.
Dual Rec merekam dari kamera depan dan belakang secara bersamaan. Hasilnya bisa disimpan sebagai video split-screen gabungan atau dua file terpisah, dengan pengaturan yang tersedia di Camera Settings > Dual recordings.
