Samsung Siapkan Ponsel Lipat Wide, Layar 4:3 dan Baterai 4.800 mAh Jadi Taruhan

Author: Qoo Media

Samsung dilaporkan tengah menyiapkan ponsel lipat baru dengan pendekatan desain yang berbeda dari seri foldable yang sudah beredar. Perangkat ini disebut mengusung format “wide fold” dengan baterai tipikal 4.800 mAh dan layar utama 7,6 inci.

Informasi tersebut muncul dari bocoran yang dibagikan tipster @DigitalChatStation dan kemudian dikutip sejumlah media teknologi global. Hingga kini, Samsung belum memberikan konfirmasi resmi soal nama produk, spesifikasi final, maupun jadwal peluncurannya.

Format layar lebih lebar jadi pembeda

Bocoran menyebut layar utama ponsel ini tetap berada di kelas 7,6 inci, ukuran yang familiar pada lini Galaxy Z Fold. Namun, perbedaan utamanya ada pada aspek rasio yang dibuat lebih lebar saat perangkat dibuka.

Rasio ini dikabarkan mendekati format 4:3, sehingga pengalaman visual disebut lebih mirip tablet kecil. Pendekatan itu dinilai bisa memberi ruang kerja yang lebih nyaman untuk membaca, mengetik, membuka dokumen, atau menjalankan aplikasi secara multitasking.

Layar luar juga disebut akan ikut dibuat lebih lebar dibanding model foldable Samsung saat ini. Jika informasi ini akurat, penggunaan saat ponsel berada dalam posisi tertutup bisa terasa lebih praktis untuk aktivitas harian seperti membalas pesan, menavigasi aplikasi, dan mengetik cepat.

Arah desain tersebut memperlihatkan upaya Samsung untuk mengeksplorasi bentuk baru di segmen ponsel lipat premium. Selama ini, lini foldable Samsung identik dengan bentuk memanjang, sehingga model wide fold berpotensi menghadirkan pengalaman yang berbeda.

Baterai 4.800 mAh dengan susunan dual-cell

Salah satu detail yang paling banyak disorot dalam bocoran ini adalah kapasitas baterainya. Perangkat disebut memakai baterai dual-cell dengan kapasitas tipikal sekitar 4.800 mAh.

Konfigurasi dual-cell umum dipakai pada ponsel lipat karena bodinya terbagi ke dalam dua sisi utama. Desain ini membantu distribusi daya dan komponen menjadi lebih seimbang di rangka perangkat yang dapat dilipat.

Selain kapasitas tipikal, bocoran juga menyebut kapasitas minimum sekitar 4.660 mAh. Dalam industri ponsel, angka minimum biasanya merujuk pada hasil pengujian sertifikasi, sedangkan angka tipikal dipakai sebagai acuan pemasaran dan konsumsi publik.

Jika benar, kapasitas ini akan menjadi salah satu poin penting untuk perangkat foldable berlayar besar. Kebutuhan daya pada ponsel lipat cenderung lebih tinggi karena mengandalkan panel besar, refresh rate tinggi, dan fitur multitasking yang lebih intensif.

Chip kelas atas untuk performa premium

Dari sisi dapur pacu, perangkat ini dirumorkan menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chip tersebut disebut juga akan hadir pada model Samsung lain di kelas atas, termasuk Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8.

Pemakaian chipset flagship mengindikasikan bahwa Samsung tidak memposisikan model ini sebagai eksperimen kelas menengah. Sebaliknya, perangkat tampak disiapkan sebagai produk premium yang menekankan performa, efisiensi, dan kemampuan menjalankan fitur AI serta produktivitas modern.

Dengan kombinasi layar lebar dan chip kelas atas, wide fold Samsung berpotensi menyasar pengguna yang menginginkan fungsi ponsel sekaligus tablet dalam satu perangkat. Segmen ini biasanya tertarik pada pengalaman kerja mobile, hiburan, dan penggunaan aplikasi secara bersamaan.

Apa yang sudah diketahui sejauh ini

Berikut poin yang beredar dari bocoran awal:

  1. Layar utama 7,6 inci.
  2. Aspek rasio lebih lebar, disebut mendekati 4:3.
  3. Baterai dual-cell dengan kapasitas tipikal 4.800 mAh.
  4. Kapasitas minimum baterai sekitar 4.660 mAh.
  5. Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5.
  6. Peluang debut awal di Korea Selatan.

Di luar daftar itu, detail lain masih belum jelas. Belum ada informasi resmi mengenai kamera, material bodi, ketebalan engsel, dukungan stylus, atau kemampuan perangkat lunak yang akan dibawa.

Indikasi strategi Samsung di pasar foldable

Kemunculan wide fold bisa dibaca sebagai langkah Samsung untuk memperluas portofolio ponsel lipatnya. Pasar foldable kini tidak lagi hanya menilai kemampuan buka-tutup, tetapi juga kenyamanan bentuk layar saat dipakai untuk aktivitas nyata.

Sejumlah produsen pesaing dalam beberapa waktu terakhir juga menonjolkan desain lipat dengan layar luar yang lebih usable dan panel dalam yang terasa lebih natural. Karena itu, Samsung tampaknya mencoba merespons kebutuhan pengguna yang ingin layar besar tanpa rasio yang terlalu sempit.

Bocoran menyebut perangkat ini kemungkinan dirilis lebih dulu di Korea Selatan. Strategi semacam itu lazim dilakukan untuk menguji respons pasar domestik sebelum perusahaan mempertimbangkan distribusi yang lebih luas.

Sampai ada pengumuman resmi, seluruh spesifikasi ini masih perlu dipandang sebagai informasi awal. Meski begitu, kombinasi layar wide fold, baterai 4.800 mAh, dan chipset flagship memberi sinyal bahwa Samsung sedang menyiapkan opsi baru yang bisa mengubah arah desain ponsel lipat mereka dalam waktu dekat.

Terbaru