
Poco X8 Pro dan Nothing Phone 4a sama-sama masuk radar pembeli ponsel kelas menengah pada awal 2026. Keduanya menawarkan layar AMOLED 1.5K, refresh rate 120 Hz, Android 16, dan pilihan RAM hingga 12 GB.
Namun, kebutuhan pengguna akan sangat menentukan pilihan akhir. Poco X8 Pro lebih agresif di performa, baterai, dan penyimpanan, sementara Nothing Phone 4a tampil lebih menarik untuk kamera dan visibilitas layar di luar ruangan.
Perbandingan spesifikasi utama
Berikut ringkasan spesifikasi penting yang dirujuk dari artikel pembanding Sportskeeda. Data ini memperlihatkan perbedaan fokus antara kedua perangkat.
| Spesifikasi | Nothing Phone 4a | Poco X8 Pro |
|---|---|---|
| Layar | 6,78 inci AMOLED 1.5K, 120 Hz | 6,59 inci AMOLED 1.5K, 120 Hz |
| Chipset | Snapdragon 7s Gen 4 | Dimensity 8500-Ultra |
| RAM | 8 GB/12 GB | 8 GB/12 GB |
| Storage | 128 GB/256 GB | 256 GB/512 GB |
| Kamera belakang | 50 MP + 50 MP + 8 MP | 50 MP + 8 MP |
| Baterai | 5080 mAh, hingga 5400 mAh untuk varian India | 6500 mAh |
| OS | Android 16 | Android 16 |
Desain dan kualitas layar
Nothing Phone 4a memakai frame plastik dengan panel belakang kaca dan sisi membulat berfinis metalik. Tampilan ini memberi kesan premium, meski permukaan belakangnya disebut lebih mudah menangkap sidik jari.
Poco X8 Pro memakai frame metal dan panel belakang kaca dengan finishing matte. Lapisan ini memberi keuntungan praktis karena lebih tahan gores ringan dan tidak mudah terlihat kotor.
Kedua ponsel sama-sama dilindungi Corning Gorilla Glass 7i. Perbedaannya muncul pada ukuran dan tingkat kecerahan puncak layar.
Nothing Phone 4a membawa panel 6,78 inci dengan kecerahan puncak hingga 4500 nits. Poco X8 Pro lebih kecil di 6,59 inci dan mencatat angka hingga 3500 nits.
Dalam pemakaian luar ruangan, angka ini membuat Nothing Phone 4a lebih unggul di atas kertas. Sementara itu, Poco X8 Pro menawarkan 3840 Hz PWM dimming yang lebih ramah bagi pengguna yang sering menatap layar pada malam hari.
Performa harian dan gaming
Nothing Phone 4a ditenagai Snapdragon 7s Gen 4. Menurut data pada artikel referensi, chip ini memiliki prime core hingga 2,7 GHz dan grafis Adreno 810.
Poco X8 Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 8500-Ultra. Chip ini disebut mampu mencapai boost clock hingga 3,4 GHz dan memakai GPU Mali-G720 MC8 delapan inti.
Di atas kertas, konfigurasi Poco lebih kencang untuk multitasking berat dan game. Artikel referensi juga menilai arsitektur Cortex-A725 pada chipset MediaTek memberi keunggulan yang jelas atas Snapdragon 7s Gen 4 untuk beban tinggi.
Bagi pengguna yang memprioritaskan frame rate stabil dan waktu pemrosesan lebih cepat, Poco X8 Pro terlihat lebih meyakinkan. Nothing Phone 4a masih memadai untuk penggunaan umum, tetapi tidak seagresif rivalnya untuk gaming.
RAM dan penyimpanan
Kedua model tersedia dalam opsi 8 GB dan 12 GB RAM. Meski begitu, teknologi memori yang dipakai berbeda cukup jauh.
Nothing Phone 4a masih menggunakan LPDDR4x dengan UFS 3.1 dan storage 128 GB atau 256 GB. Poco X8 Pro sudah naik ke LPDDR5x dan UFS 4.1, dengan pilihan 256 GB atau 512 GB.
Perbedaan ini penting untuk pemakaian jangka panjang. Sistem Poco berpotensi terasa lebih gesit saat membuka aplikasi besar, memindahkan file, atau memasang game dengan ukuran puluhan gigabita.
Kamera dan fleksibilitas pemotretan
Di sektor kamera, Nothing Phone 4a lebih lengkap. Artikel referensi mencatat susunan belakangnya terdiri dari kamera utama 50 MP, lensa telefoto periskop 50 MP, dan ultra-wide 8 MP, plus kamera depan 32 MP.
Poco X8 Pro lebih sederhana dengan kamera utama 50 MP Sony IMX882 dan ultra-wide 8 MP. Kamera depannya beresolusi 20 MP.
Bagi pengguna yang sering memotret subjek jauh atau ingin variasi focal length, Nothing Phone 4a jelas lebih fleksibel. Ini menjadi nilai penting karena Poco tidak menyediakan kamera telefoto.
Baterai dan daya tahan
Salah satu keunggulan terbesar Poco X8 Pro ada pada kapasitas baterai. Dengan 6500 mAh, perangkat ini secara teoritis unggul jauh untuk sesi gaming panjang, streaming, dan penggunaan seharian.
Nothing Phone 4a memiliki baterai 5080 mAh, atau hingga 5400 mAh pada varian India. Angka tersebut masih kompetitif, tetapi belum mampu menyamai cadangan daya yang ditawarkan Poco.
Mana yang lebih baik pada awal 2026?
Jawabannya bergantung pada prioritas pengguna. Jika target utamanya adalah performa tinggi, storage lebih modern, dan baterai besar, Poco X8 Pro memberi paket yang lebih kuat secara keseluruhan.
Jika fokusnya ada pada kamera yang lebih serbaguna dan layar yang lebih terang di bawah matahari, Nothing Phone 4a punya alasan kuat untuk dipilih. Berdasarkan data spesifikasi dan penilaian pada artikel referensi, Poco X8 Pro tampak lebih unggul sebagai paket value-for-money, sedangkan Nothing Phone 4a lebih cocok untuk pengguna yang mengejar pengalaman fotografi yang lebih lengkap.
Source: tech.sportskeeda.com







