Samsung Galaxy S26 Ultra mendapat sorotan baru setelah iFixit membongkar perangkat ini dan menilai tingkat kemudahan perbaikannya. Hasilnya, ponsel flagship Samsung itu meraih skor reparabilitas 5 dari 10, dengan display disebut sebagai komponen yang paling sulit dilepas.
Temuan ini penting bagi calon pembeli yang tidak hanya melihat performa dan kamera, tetapi juga biaya serta kemudahan servis jangka panjang. Di satu sisi, baterai dan beberapa modul utama dinilai cukup mudah diakses, namun proses penggantian layar dan kamera depan masih tergolong rumit.
Hasil teardown iFixit
Dalam video teardown berdurasi lebih dari delapan menit, tim iFixit memulai pembongkaran dengan memanaskan perekat lalu melepas panel belakang. Mereka mencatat Galaxy S26 Ultra hanya bisa dibuka dari satu sisi, sementara konektor display hanya dapat diakses melalui bagian belakang.
Untuk mencapai baterai, tim harus lebih dulu melepas speaker bawah dan memutus kabel interkoneksi yang terjepit di bawahnya. Meski langkah awalnya cukup panjang, iFixit menyebut proses pelepasan baterai pada akhirnya berlangsung relatif mudah.
Setelah baterai dilepas, perhatian beralih ke port USB Type-C. Komponen ini disebut dapat dilepas tanpa kesulitan berarti, yang menjadi nilai positif untuk potensi perbaikan pada area pengisian daya.
Akses ke sistem kamera belakang juga dinilai tidak terlalu merepotkan. Tim iFixit melepas mainboard, lalu memisahkannya dari bawah dengan mengaplikasikan ulang thermal paste sebelum modul kamera belakang bisa dijangkau.
Komponen yang mudah dan yang menyulitkan
Dari hasil pembongkaran itu, ada perbedaan jelas antara komponen yang ramah servis dan yang tidak. Galaxy S26 Ultra terlihat lebih bersahabat pada baterai, port USB-C, dan kamera belakang, tetapi jauh lebih menyulitkan pada display serta kamera selfie.
Kamera belakang yang dibongkar mencakup:
- Sensor utama wide 200 megapiksel.
- Kamera periskop telefoto 50 megapiksel.
- Kamera ultrawide 50 megapiksel.
- Kamera telefoto 10 megapiksel.
Susunan ini menunjukkan Samsung tetap mempertahankan fokus pada fleksibilitas fotografi kelas atas. Namun dari sisi servis, kamera depan justru menjadi salah satu titik lemah karena direkatkan sangat kuat.
iFixit menyebut kamera selfie ditempel dengan lem, sehingga sulit dilepas bahkan setelah pemanasan diterapkan. Kondisi ini bisa membuat perbaikan kamera depan menjadi lebih rumit dan berpotensi menambah waktu kerja teknisi.
Display jadi hambatan terbesar
Bagian yang paling banyak disorot dalam teardown ini adalah layar depan. Menurut iFixit, display merupakan komponen paling sulit untuk dilepas dari Galaxy S26 Ultra.
Tim menggunakan panas hingga 110 derajat Celsius dan bantuan suction cup besar untuk mengangkat panel depan. Meski begitu, panel tetap memerlukan tenaga dan usaha signifikan untuk dibuka, yang menandakan desain ini belum ideal untuk penggantian layar cepat.
Bagi pengguna, temuan ini cukup relevan karena layar adalah salah satu komponen yang paling sering rusak akibat benturan atau jatuh. Jika proses penggantian display sulit, biaya servis dan risiko kerusakan tambahan saat perbaikan juga bisa ikut meningkat.
Skor reparabilitas dan perbandingan
Pada akhir video, iFixit memberi Galaxy S26 Ultra skor 5/10. Nilai itu sama dengan pendahulunya, Galaxy S25 Ultra, sehingga belum terlihat lompatan berarti dalam aspek kemudahan perbaikan.
iFixit juga menyebut skor tersebut bisa naik menjadi 6/10 bila Samsung memperbaiki pengalaman terkait ketersediaan suku cadang pengganti dan manual perbaikan. Jika itu terjadi, posisinya akan sejajar dengan Pixel 10, namun masih di bawah lini iPhone terbaru.
Sebagai pembanding, iPhone 17 Pro dan iPhone Air disebut meraih skor 7/10 dari iFixit. Angka itu menempatkan Apple di posisi lebih baik dalam urusan desain yang mendukung servis dan perbaikan perangkat.
Spesifikasi yang tetap kuat
Terlepas dari catatan soal reparabilitas, Galaxy S26 Ultra tetap hadir sebagai flagship dengan spesifikasi papan atas. Ponsel ini diperkenalkan bersama Galaxy S26 dan Galaxy S26+ pada ajang Galaxy Unpacked.
Beberapa spesifikasi utama Galaxy S26 Ultra meliputi:
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Chipset | Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy |
| Layar | 6,9 inci Dynamic AMOLED 2X |
| Baterai | 5.000mAh |
| Fast charging kabel | 60W |
| Fast charging nirkabel | 25W |
| RAM/Storage dasar | 12GB + 256GB |
| Harga awal | Rs. 1,39,999 |
Teardown juga mengungkap desain PCB sandwich pada mainboard. Di dalamnya terdapat Snapdragon 8 Elite Gen 5, modem Qualcomm X85 5G, serta RAM 12GB pada varian 256GB.
Bagi pasar premium, kombinasi performa tinggi, sistem kamera lengkap, dan baterai besar tetap menjadi daya tarik utama Galaxy S26 Ultra. Namun hasil teardown iFixit memperlihatkan bahwa keunggulan spesifikasi belum sepenuhnya diimbangi desain internal yang lebih ramah perbaikan, terutama pada area layar dan kamera depan.
Source: www.gadgets360.com