Exynos 1680 Meluncur, Kamera 200 MP dan Layar 144Hz Jadi Taruhan Samsung

Author: Qoo Media

Samsung resmi memperkenalkan Exynos 1680, system-on-chip baru yang disiapkan untuk ponsel kelas menengah atas. Chip ini disebut-sebut akan menjadi otak Galaxy A57 5G dengan fokus pada peningkatan performa CPU, grafis, dan kecerdasan buatan di perangkat.

Exynos 1680 dibuat dengan proses fabrikasi 4nm dan sudah masuk tahap produksi massal. Dukungan kamera hingga 200 megapiksel dan layar Full-HD+ 144Hz menjadi sorotan utama karena menandai lompatan fitur di segmen non-flagship Samsung.

Arsitektur CPU dan peningkatan performa

Samsung membekali Exynos 1680 dengan CPU octa-core berdesain tri-cluster. Susunannya terdiri dari satu inti Cortex-A720 2,9GHz, empat inti Cortex-A720 2,6GHz, dan tiga inti Cortex-A520 1,95GHz.

Konfigurasi ini menunjukkan perubahan penting dibanding generasi sebelumnya. Samsung mengganti satu inti efisiensi dengan inti menengah, langkah yang diarahkan untuk menaikkan performa tanpa mendorong konsumsi daya secara berlebihan.

Pendekatan tri-cluster seperti ini umum dipakai untuk menyeimbangkan tugas berat, aktivitas harian, dan efisiensi baterai. Dalam praktiknya, kombinasi tersebut bisa membantu ponsel lebih responsif saat menjalankan multitasking, aplikasi sosial, hingga game dengan beban grafis menengah.

GPU Xclipse 550 berbasis AMD RDNA 3

Di sektor grafis, Exynos 1680 memakai GPU Xclipse 550 yang berbasis arsitektur AMD RDNA 3. Samsung menyebut GPU ini hadir dengan konfigurasi 2WGP dan 2RB.

Perusahaan juga mengklaim ada peningkatan performa GPU hingga 16 persen. Jika angka ini tercapai di perangkat komersial, pengguna berpotensi mendapatkan animasi antarmuka yang lebih mulus dan pengalaman bermain game yang lebih stabil.

Dukungan layar Full-HD+ hingga 144Hz turut memperkuat fokus tersebut. Refresh rate tinggi biasanya memberi keuntungan pada scrolling, transisi sistem, dan game kompetitif yang menuntut respons visual cepat.

NPU dan AI on-device

Samsung juga meningkatkan kemampuan AI lewat NPU baru yang diklaim sanggup mencapai 19,6 TOPS. Angka ini merujuk pada kemampuan pemrosesan operasi AI per detik untuk fitur-fitur yang berjalan langsung di perangkat.

Selain itu, Exynos 1680 disebut mendukung AI engine dengan 8K MAC. Kemampuan ini penting untuk tugas seperti pemrosesan gambar, terjemahan langsung, dan optimalisasi fitur berbasis AI tanpa selalu bergantung pada cloud.

Tren AI on-device kini menjadi elemen penting di smartphone modern. Pemrosesan lokal biasanya membantu menekan latensi, menjaga privasi data pengguna, dan meningkatkan efisiensi untuk fungsi kamera maupun asisten pintar.

Dukungan kamera hingga 200MP

Salah satu nilai jual terbesar Exynos 1680 ada pada sektor kamera. Chip ini mendukung sensor tunggal hingga 200 megapiksel, sensor 64 megapiksel pada 30fps, serta konfigurasi ganda 32 megapiksel.

Untuk video, Exynos 1680 mendukung perekaman dan pemutaran 4K pada 60fps. Dukungan codec yang tersedia meliputi HEVC, H.264, VP9, dan VP8.

Samsung juga menyertakan pemrosesan gambar berbasis AI dan peningkatan noise reduction. Fitur ini ditujukan untuk membantu kualitas foto tetap terjaga, terutama saat pemotretan malam atau di kondisi cahaya minim.

Secara teknis, dukungan kamera 200MP tidak otomatis berarti semua ponsel akan memakai sensor sebesar itu. Namun, kemampuan ini memberi ruang bagi produsen untuk menghadirkan crop digital yang lebih baik, detail tinggi, dan fleksibilitas pemrosesan gambar yang lebih luas.

Memori, penyimpanan, dan konektivitas

Exynos 1680 mendukung RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 onboard. Kombinasi ini penting karena kecepatan memori dan storage berpengaruh besar pada waktu buka aplikasi, transfer data, dan respons sistem secara keseluruhan.

Untuk konektivitas, chip ini sudah mendukung Wi‑Fi 6E, Bluetooth 6.1, dan GNSS. Samsung juga menyematkan dukungan 5G NR FR1 dan FR2, yang masing-masing mencakup jaringan sub-6GHz dan mmWave.

Berikut ringkasan spesifikasi utama Exynos 1680:

  1. Proses fabrikasi: 4nm
  2. CPU: 1x Cortex-A720 2,9GHz + 4x Cortex-A720 2,6GHz + 3x Cortex-A520 1,95GHz
  3. GPU: Xclipse 550 berbasis AMD RDNA 3
  4. NPU: hingga 19,6 TOPS
  5. Layar: Full-HD+ hingga 144Hz
  6. Kamera: hingga 200MP
  7. Video: 4K 60fps
  8. Memori dan storage: LPDDR5X, UFS 4.1
  9. Konektivitas: 5G, Wi‑Fi 6E, Bluetooth 6.1, GNSS

Di atas kertas, Exynos 1680 menempatkan Samsung pada jalur yang lebih agresif untuk memperkuat lini ponsel mid-range premium. Jika benar dipakai oleh Galaxy A57 5G, chip ini berpotensi menghadirkan kombinasi yang lebih seimbang antara performa harian, kemampuan gaming, fitur AI, dan kamera beresolusi tinggi dalam satu paket perangkat.

Source: www.gadgets360.com
Terbaru