
Realme kembali menarik perhatian pasar ponsel Indonesia lewat kehadiran Narzo Power, perangkat yang membawa baterai berkapasitas 10.001 mAh. Dalam pasar kelas menengah yang biasanya mengandalkan baterai 5.000 mAh, angka ini langsung menempatkan perangkat tersebut sebagai salah satu kandidat paling menonjol untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
Bukan hanya besar di kapasitas, baterai itu juga membawa fungsi yang jarang ditemukan di segmen harga terjangkau. Realme Narzo Power bisa dipakai sebagai powerbank melalui fitur reverse charging dengan kabel USB-C, sehingga pengguna dapat mengisi daya perangkat lain saat sedang berada di luar rumah.
Baterai jumbo yang jadi pembeda
Kapasitas 10.001 mAh menjadi sorotan utama karena menawarkan daya tahan yang jauh di atas rata-rata ponsel di kelasnya. Dalam penggunaan normal, perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga 3-4 hari tanpa perlu diisi ulang, selama pemakaian tidak terlalu berat.
Bagi pengguna aktif, daya tahan seperti ini sangat relevan untuk aktivitas harian. Ponsel dapat dipakai untuk komunikasi, navigasi, hiburan, hingga pekerjaan ringan tanpa harus terlalu sering mencari colokan listrik.
Fitur yang mendukung produktivitas
Realme tidak hanya menonjolkan baterai besar, tetapi juga melengkapi Narzo Power dengan konektivitas 5G. Dukungan ini penting untuk pengguna yang membutuhkan akses internet cepat, baik untuk streaming, bermain gim, maupun bekerja secara fleksibel.
Layar perangkat ini juga disebut mengusung teknologi terkini yang memberi pengalaman visual mulus. Kombinasi layar yang responsif dan koneksi cepat membuat ponsel ini diarahkan untuk segmen anak muda yang aktif mengonsumsi konten digital.
Harga dan posisi di pasar
Untuk pasar Indonesia, Realme memosisikan Narzo Power di kisaran harga Rp 2.000.000-an, tergantung varian RAM dan penyimpanan internal. Strategi harga ini membuat perangkat tersebut masuk ke kelas yang sangat kompetitif, terutama karena membawa baterai besar dan fitur reverse charging yang biasanya lebih sering hadir di perangkat dengan harga lebih tinggi.
Penjualan perdana diperkirakan berlangsung melalui kanal online resmi Realme di berbagai marketplace serta mitra ritel terpilih di Indonesia mulai Maret 2026. Jadwal ini memberi sinyal bahwa Realme ingin menjaga momentum dengan menempatkan produk tersebut di jalur distribusi yang luas.
Detail yang perlu diperhatikan calon pembeli
Beberapa poin utama dari Realme Narzo Power dapat dirangkum sebagai berikut:
- Kapasitas baterai 10.001 mAh.
- Dukungan reverse charging melalui USB-C.
- Konektivitas 5G.
- Harga mulai Rp 2.000.000-an.
- Penjualan perdana diprediksi melalui kanal online resmi dan ritel terpilih.
Kombinasi fitur tersebut menunjukkan bahwa Realme menyasar pengguna yang mengutamakan ketahanan daya tanpa mengorbankan kebutuhan modern seperti jaringan cepat dan kemampuan berbagi daya. Di tengah persaingan ponsel harga terjangkau, Narzo Power berpotensi menjadi alternatif kuat bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan dan membutuhkan perangkat yang bisa diandalkan lebih lama.









