Dyson Akhirnya Mengecilkan Kipas Bladeless Ikoniknya, Ringan Seperti Ponsel Tapi Tetap Galak

Dyson meluncurkan kipas genggam tanpa baling-baling pertamanya dengan nama HushJet Mini Cool. Produk ini dibanderol $99 dan menandai upaya baru Dyson membawa teknologi Air Multiplier ke format yang jauh lebih ringkas.

Perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan aliran udara portabel, ringan, dan lebih aman saat dibawa bepergian. Dyson juga menempatkan HushJet Mini Cool sebagai versi mini dari pendekatan pendinginan tanpa bilah yang sudah dikenal dari lini kipas bladeless miliknya.

Kipas bladeless Dyson kini hadir dalam ukuran genggam

Dyson menyebut teknologi dasarnya berakar pada Air Multiplier, sistem yang pertama kali diperkenalkan hampir 17 tahun lalu pada kipas berukuran lebih besar. Kini, teknologi tersebut dipadatkan ke bodi kecil yang dirancang untuk penggunaan pribadi saat mobile.

Secara desain, HushJet Mini Cool memakai bodi silinder ramping dengan tinggi 7,9 inci dan diameter 1,5 inci. Bobotnya 0,46 pon, atau kurang lebih setara ponsel pintar rata-rata, sehingga mudah disimpan di tas atau dibawa dengan satu tangan.

Spesifikasi utama yang ditawarkan

Kipas ini ditenagai motor brushless DC 65.000 RPM. Dyson mengklaim perangkat mampu menghasilkan kecepatan aliran udara hingga 55 mph atau sekitar 25 m/s.

Untuk mengarahkan hembusan angin, perangkat ini memakai sistem proyeksi HushJet 38 mm. Saluran udaranya juga dapat diputar, sehingga arah hembusan bisa disesuaikan sesuai posisi pengguna.

Berikut ringkasan spesifikasi pentingnya:

  1. Motor brushless DC 65.000 RPM
  2. Kecepatan udara hingga 55 mph
  3. Sistem proyeksi HushJet 38 mm
  4. Baterai isi ulang 5.000mAh
  5. Daya pakai sampai enam jam
  6. Pengisian penuh sekitar tiga jam via USB-C

Dyson juga menyematkan beberapa pengaturan kecepatan. Mode yang lebih rendah ditujukan untuk operasi lebih senyap dan membantu memperpanjang masa pakai baterai.

Fokus pada kenyamanan dan tingkat kebisingan

Salah satu perhatian utama pada kipas portabel adalah suara. Pada HushJet Mini Cool, Dyson menggunakan mesh berpola sarang lebah dan nozzle HushJet untuk mengurangi turbulensi udara.

Berdasarkan data yang dibagikan, tingkat kebisingan berada di kisaran 52 desibel pada setelan terendah. Saat daya maksimum dipakai, angkanya naik hingga sekitar 72,5 desibel.

Angka itu menunjukkan kipas ini tetap terdengar saat dipacu penuh, tetapi masih menawarkan pilihan penggunaan yang lebih tenang pada mode rendah. Pendekatan ini relevan untuk pemakaian di meja kerja, perjalanan, atau ruang pribadi yang membutuhkan hembusan langsung tanpa perangkat besar.

Daya tahan baterai dan pengisian

HushJet Mini Cool memakai baterai isi ulang 5.000mAh. Dalam satu kali pengisian penuh, perangkat diklaim mampu bertahan hingga enam jam.

Pengisian ulang dilakukan melalui USB-C dan membutuhkan waktu sekitar tiga jam hingga penuh. Untuk membantu pemantauan, indikator baterai LED ditempatkan di bagian depan dan belakang perangkat.

Kehadiran USB-C menjadi nilai praktis karena mudah dipadukan dengan kabel dan adaptor yang kini umum dipakai pada banyak gawai. Bagi pengguna mobile, hal ini dapat mengurangi kebutuhan membawa charger khusus.

Aksesori tambahan dan pilihan warna

Dyson tidak hanya menjual unit utama. Perusahaan juga menyiapkan beberapa aksesori terpisah untuk memperluas skenario penggunaan.

Aksesori yang tersedia meliputi:

AksesoriFungsi
Neck DockPenggunaan hands-free di leher
Charging StandPenempatan di meja sekaligus pengisian
Travel PouchMembantu penyimpanan dan mobilitas

Untuk pilihan tampilannya, HushJet Mini Cool hadir dalam tiga kombinasi warna. Opsi yang tersedia adalah Stone / Blush, Carnelian / Sky, dan Ink / Cobalt.

Posisi produk di pasar

Dengan harga $99, HushJet Mini Cool masuk ke segmen premium untuk kipas genggam. Nilai jual utamanya bukan sekadar portabilitas, tetapi kombinasi desain bladeless, merek Dyson, serta integrasi teknologi aliran udara yang sebelumnya identik dengan produk rumah tangga berukuran lebih besar.

Langkah ini juga menunjukkan strategi Dyson memperluas kategori perangkat personal. Setelah dikenal lewat penyedot debu, penataan rambut, pemurni udara, hingga perangkat pembersih rumah, perusahaan kini mendorong format pendingin pribadi yang lebih kompak.

Di saat banyak kipas genggam bersaing pada harga murah, Dyson memilih diferensiasi lewat rekayasa desain, keamanan tanpa bilah terbuka, dan ekosistem aksesori. Dengan spesifikasi seperti motor 65.000 RPM, airflow hingga 55 mph, dan baterai 5.000mAh, HushJet Mini Cool mencoba menjangkau konsumen yang mencari kipas kecil dengan pendekatan lebih premium dan praktis untuk penggunaan harian.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait

Back to top button