
Dyson kembali menarik perhatian pasar perangkat pendingin pribadi lewat kehadiran HushJet Mini Cool, kipas genggam yang mengusung desain ringkas dengan performa hembusan angin yang tergolong sangat kencang. Produk ini langsung mencuri sorotan karena mampu menghasilkan kecepatan angin hingga 88 kilometer per jam, angka yang jarang ditemui pada kipas portabel berukuran kecil.
Peluncuran ini juga menandai langkah baru Dyson setelah hampir 17 tahun sejak perusahaan itu memperkenalkan lini Air Multiplier. Dengan strategi tersebut, Dyson tampak ingin memperluas kategori produk pendingin yang tidak hanya mengandalkan bentuk unik, tetapi juga daya dorong angin yang kuat untuk penggunaan harian maupun saat berada di luar ruangan.
Performa Tinggi dalam Bodi yang Ringkas
HushJet Mini Cool dibekali motor DC brushless yang mampu berputar hingga 65.000 kali per menit. Motor ini menjadi inti utama dari kemampuan kipas menghasilkan semburan angin besar meski ukuran perangkat sangat kecil.
Kecepatan angin maksimum 88 kilometer per jam menjadi nilai jual utama produk ini. Angka tersebut menempatkan HushJet Mini Cool sebagai kipas genggam yang tidak sekadar memberi hembusan ringan, melainkan mampu menghadirkan sensasi pendinginan yang lebih terasa saat cuaca sedang panas.
Baterai, Daya Tahan, dan Tingkat Kebisingan
Dyson melengkapi perangkat ini dengan baterai isi ulang berkapasitas 5.000 mAh. Menurut informasi yang beredar, baterai tersebut mampu menopang penggunaan hingga enam jam secara terus-menerus, tergantung tingkat kecepatan yang dipilih.
Pengaturan kecepatan juga memberi dampak langsung pada konsumsi daya dan tingkat suara. Pada mode terendah, suara yang dihasilkan berada di level 52 desibel, sedangkan pada mode tertinggi kebisingannya naik hingga 72,5 desibel.
Untuk memperjelas perbandingan fitur utamanya, berikut ringkasannya:
| Fitur | Detail |
|---|---|
| Motor | DC brushless |
| Putaran motor | Hingga 65.000 kali per menit |
| Kecepatan angin maksimal | 88 km/jam |
| Baterai | 5.000 mAh |
| Daya tahan | Hingga 6 jam |
| Kebisingan terendah | 52 desibel |
| Kebisingan tertinggi | 72,5 desibel |
Desain Tanpa Baling-Baling Luar
Salah satu ciri paling menonjol dari HushJet Mini Cool adalah desain tanpa baling-baling yang berputar di bagian luar. Seluruh komponen bergerak disembunyikan di dalam bodi silinder, sehingga perangkat terlihat lebih aman saat digenggam.
Pendekatan ini juga memberi nilai tambah dalam hal kenyamanan. Desain tertutup mengurangi risiko jari tersentuh bagian bergerak, sekaligus mencegah pakaian atau perhiasan tersangkut saat kipas digunakan.
Bodi utamanya memiliki diameter 38 milimeter, ukuran yang sangat kompak dan bahkan lebih ramping dibandingkan kaleng minuman soda biasa. Ukuran tersebut membuatnya lebih mudah dimasukkan ke tas, dibawa bepergian, atau digunakan saat aktivitas luar ruang.
Nozzle Putar untuk Arah Angin Lebih Presisi
Di bagian atas perangkat, Dyson menempatkan nozzle yang bisa diputar untuk mengarahkan aliran angin lurus ke atas atau menyudut. Fitur ini dirancang agar pengguna bisa menyesuaikan arah hembusan sesuai kebutuhan tanpa harus mengubah posisi pegangan secara ekstrem.
Bentuk nozzle itu juga memiliki fungsi akustik. Dyson menyebut desainnya membantu meredam frekuensi suara bernada tinggi, sehingga suara kipas tidak terdengar terlalu tajam di telinga pengguna.
Harga dan Kelengkapan Penjualan
HushJet Mini Cool mulai dipasarkan dengan harga USD 99. Paket penjualannya sudah mencakup alat pengisi daya yang sekaligus berfungsi sebagai dudukan kipas, serta tali gantungan leher untuk memudahkan mobilitas.
Dengan kombinasi desain ringkas, daya hembus tinggi, dan sistem keamanan tanpa baling-baling luar, HushJet Mini Cool diposisikan sebagai solusi pendingin pribadi untuk situasi panas yang membutuhkan perangkat praktis namun tetap bertenaga. Kehadiran produk ini memperlihatkan bagaimana Dyson terus mendorong inovasi pada kategori kipas portabel dengan mengandalkan rekayasa motor, akustik, dan desain yang menjadi ciri khasnya.









