Layar E-Ink Warna Bertemu LCD, Ponsel Dual-Screen Ini Menghidupkan Lagi Era Yotaphone?

Bigme bersiap menghadirkan ponsel yang menghidupkan lagi konsep dual-screen, kali ini lewat Bigme HiBreak Dual. Perangkat ini memadukan layar color e-ink dan layar LCD biasa dalam satu bodi, sesuatu yang jarang sekali terlihat di pasar ponsel modern.

Langkah ini langsung menarik perhatian karena pendekatannya berbeda dari mayoritas smartphone saat ini. Di saat banyak produsen mengejar layar besar dan panel AMOLED, Bigme justru menawarkan kombinasi yang bisa memberi pengalaman pakai lebih fleksibel untuk membaca, bekerja, dan penggunaan harian yang hemat daya.

Apa yang membuat Bigme HiBreak Dual unik

Bigme dikenal sebagai produsen perangkat e-ink, termasuk smartphone, tablet, dan e-reader. Karena itu, kehadiran HiBreak Dual terasa seperti kelanjutan logis dari fokus perusahaan pada layar yang nyaman dibaca dalam kondisi terang dan cenderung lebih efisien untuk skenario tertentu.

Yang membedakan perangkat ini dari ponsel dual-screen lain adalah pemakaian layar e-ink berwarna, bukan sekadar panel sekunder sederhana. Pendekatan ini berpotensi memberi pengguna opsi membaca yang lebih nyaman di layar e-ink, lalu berpindah ke layar LCD saat membutuhkan respons yang lebih cepat untuk aplikasi, video, atau navigasi antarmuka.

Kombinasi dua layar, tapi dengan tujuan berbeda

Konsep dua layar di ponsel memang bukan hal baru. Sebelumnya ada Yotaphone dan Hisense yang sempat mencoba pendekatan serupa, tetapi kategori ini tidak pernah menjadi arus utama.

Di sisi lain, e-ink pada smartphone biasanya memiliki kelemahan di refresh rate yang lebih rendah. Dengan menempatkan dua layar dalam satu perangkat, Bigme tampaknya ingin mengurangi kompromi itu, sehingga pengguna bisa memilih layar sesuai kebutuhan tanpa harus bergantung pada satu jenis panel saja.

Spek yang sudah disinggung Bigme

Bigme belum membuka spesifikasi lengkap HiBreak Dual. Namun, perusahaan sempat mengajak pengguna Reddit menebak fitur yang mungkin hadir di perangkat ini, dan beberapa opsi yang muncul cukup menarik perhatian.

  1. Dukungan stylus
  2. Konektivitas 5G
  3. Android 14 atau 15
  4. Dual SIM

Belum ada konfirmasi resmi apakah semua fitur itu akan tersedia. Meski begitu, jika Bigme memang menonjolkan nama “Dual” untuk perangkat ini, publik tentu akan berharap keempatnya hadir agar konsepnya terasa utuh dan tidak sekadar gimmick desain.

Apa yang bisa hilang dari desain dua layar

Kehadiran layar kedua biasanya membuat bagian belakang ponsel tidak lagi cocok untuk sejumlah teknologi tertentu. Pada kasus ini, magnet dan pengisian daya nirkabel menjadi contoh fitur yang kemungkinan tidak ikut hadir.

Namun, Bigme selama ini memang bukan merek yang terlalu bergantung pada fitur tersebut. Karena itu, kompromi desain ini tidak tampak terlalu merugikan bagi target pengguna yang lebih memprioritaskan fungsi e-ink dan kenyamanan membaca dibanding ekosistem aksesori premium.

Kenapa konsep ini kembali relevan

Minat terhadap layar sekunder sebenarnya sempat muncul lagi dalam setahun terakhir. Salah satu contohnya adalah peningkatan popularitas e-reader yang dipasang di belakang ponsel, seperti Xteink X4, yang memberi alternatif bagi pengguna yang ingin pengalaman baca berbeda.

Meski begitu, HiBreak Dual lebih ambisius karena menghadirkan dua layar bawaan dalam satu perangkat. Bagi pengguna yang pernah menyukai Yotaphone, kehadiran ponsel seperti ini bisa terasa seperti jawaban atas kerinduan terhadap desain yang sempat hilang dari pasar.

Hal yang paling ditunggu dari peluncuran

Bigme belum mengumumkan harga maupun detail rilis final perangkat ini. Namun, perusahaan disebut cukup sering menawarkan produknya di pasar Amerika Serikat, sehingga peluang ketersediaan global dinilai cukup terbuka saat peluncuran tiba.

Berikut hal penting yang kini paling dinanti dari Bigme HiBreak Dual:

AspekStatus saat ini
Jenis layarColor e-ink + LCD
Spesifikasi lengkapBelum diumumkan
Fitur yang didugaStylus, 5G, Android 14 atau 15, dual SIM
KetersediaanBerpotensi dijual di AS
HargaBelum diungkap

Bagi pasar ponsel yang makin seragam, Bigme HiBreak Dual menawarkan sesuatu yang berbeda dan berani. Jika harga dan spesifikasinya tepat, perangkat ini bisa menarik pengguna yang ingin ponsel untuk membaca lama di e-ink, namun tetap punya LCD untuk kebutuhan harian yang lebih umum.

Berita Terkait

Back to top button