Quick Share Google Menyinari Android, Galaxy S26 Dapat Fitur Berbagi Ala AirDrop

Fitur berbagi file yang bekerja layaknya AirDrop kini makin dekat hadir di lebih banyak ponsel Android. Perkembangan ini muncul lewat perluasan layanan Quick Share Google, yang selama ini menjadi jalur utama transfer file nirkabel di ekosistem Android.

Quick Share memungkinkan pengguna memindahkan foto, video, dokumen, dan jenis file lain secara langsung antarperangkat. Teknologi ini memakai koneksi peer-to-peer, sehingga pengiriman berlangsung tanpa harus melewati server dan tanpa menyimpan konten yang dibagikan.

Dukungan makin luas di perangkat Samsung

Salah satu sorotan utama datang dari lini ponsel Samsung Galaxy. Beberapa model terbaru disebut sudah dipastikan mendukung fitur berbagi file ini, termasuk Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra.

Dukungan juga meluas ke seri lipat Samsung, yakni Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip. Selain itu, beberapa model Galaxy S25 dan S24 turut masuk dalam daftar perangkat yang dapat memakai fitur tersebut.

Perluasan dukungan ini penting karena Samsung menjadi salah satu produsen Android dengan basis pengguna besar. Semakin banyak perangkat yang kompatibel, semakin besar pula peluang Quick Share dipakai sebagai standar transfer file harian di Android.

Cara kerja mirip AirDrop

Quick Share dirancang agar pengguna bisa berbagi file dengan cepat tanpa langkah rumit. Saat fitur aktif, perangkat akan mencari ponsel Android lain yang berada di sekitar dan siap menerima kiriman file.

Pengguna cukup mengatur perangkat ke mode “Semua Orang” agar perangkat lain bisa langsung mendeteksinya. Setelah itu, proses pengiriman dapat dilakukan dalam hitungan detik, selama perangkat berada dalam jangkauan yang sesuai.

Berikut alur sederhananya:

  1. Buka fitur Quick Share di ponsel Android.
  2. Ubah visibilitas perangkat ke mode “Semua Orang”.
  3. Pilih file yang ingin dibagikan.
  4. Pilih perangkat penerima yang terdeteksi.
  5. Konfirmasi pengiriman di perangkat tujuan.

Keamanan dan privasi tetap jadi perhatian

Google menegaskan bahwa fitur ini dirancang dengan pendekatan yang menjaga privasi pengguna. Menurut informasi dari Google, data yang dikirim tidak melewati server, konten yang dibagikan tidak disimpan, dan tidak ada data tambahan yang ikut dibagikan.

Pernyataan tersebut menjadi nilai tambah di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap keamanan transfer file nirkabel. Sistem peer-to-peer juga membantu mempercepat proses karena perangkat saling terhubung langsung tanpa perantara.

Bagi pengguna, model ini memberi keseimbangan antara kecepatan, kemudahan, dan perlindungan data. Hal itu membuat Quick Share relevan bukan hanya untuk kebutuhan kasual, tetapi juga untuk urusan kerja, studi, dan aktivitas berbagi dokumen sehari-hari.

Persaingan dengan AirDrop Apple

AirDrop sudah lama dikenal sebagai salah satu fitur paling praktis di perangkat Apple. Selama lebih dari satu dekade, layanan itu menjadi pembeda utama karena memungkinkan pengguna iPhone, iPad, dan Mac mengirim file tanpa kabel dengan sangat cepat.

Di sisi Android, kehadiran Quick Share yang makin luas menunjukkan upaya menghadirkan pengalaman serupa. Meski nama dan implementasinya berbeda, tujuan utamanya sama, yaitu memudahkan pengguna memindahkan file lintas perangkat dengan cara yang sederhana dan aman.

Langkah ini juga bisa memperkuat ekosistem Android di tengah persaingan fitur yang semakin ketat. Saat semakin banyak model Samsung mendukung layanan tersebut, pengguna kemungkinan akan melihat berbagi file antarponsel Android menjadi jauh lebih praktis dan konsisten di berbagai perangkat.

Terkait