
Bocoran harga Vivo X300 Ultra di Eropa mulai terlihat lewat listing peritel, meski Vivo belum mengumumkan banderol global resminya. Informasi yang beredar menunjukkan ponsel flagship ini bisa masuk ke segmen premium sangat tinggi saat debut di luar China.
Perangkat ini dijadwalkan meluncur ke pasar global pada 24 April, setelah lebih dulu diperkenalkan di China pada 30 Maret. Fokus utama perhatian publik saat ini bukan hanya spesifikasinya, tetapi juga seberapa mahal Vivo memosisikan X300 Ultra untuk pasar Eropa.
Bocoran harga Vivo X300 Ultra di Eropa
Berdasarkan listing Amazon Jerman yang dikutip Android Authority, Vivo X300 Ultra muncul dalam satu konfigurasi tertinggi. Varian tersebut membawa RAM 16GB dan penyimpanan 1TB dengan harga EUR 2,000.
Listing itu juga menampilkan dua opsi warna, yakni Green dan Black. Kemunculan harga di kanal ritel besar seperti Amazon memberi petunjuk awal soal strategi Vivo sebelum pengumuman penjualan yang lebih luas.
Berikut rincian harga yang muncul di listing tersebut:
- Vivo X300 Ultra 16GB + 1TB: EUR 2,000
- Bundle dengan telephoto extender 400mm, case, dan grip: EUR 2,667
- Bundle lengkap dengan video cage berpegangan, lensa telefoto, photography case, dan grip: EUR 3,166
Pada paket bundle pertama, tercantum voucher diskon sebesar EUR 268. Sementara bundle yang lebih lengkap menampilkan potongan lebih besar, yakni EUR 767.
Harga ini menempatkan Vivo X300 Ultra di level yang sangat kompetitif, tetapi juga agresif untuk kategori flagship fotografi. Jika listing tersebut akurat, Vivo tampaknya ingin menonjolkan perangkat ini bukan sekadar ponsel premium, melainkan bagian dari ekosistem mobile imaging.
Penawaran pre-order yang ikut mengerek nilai jual
Selain harga perangkat, listing tersebut juga memuat insentif pemesanan awal di sejumlah pasar Eropa. Konsumen disebut bisa memperoleh benefit pre-order hingga EUR 1,309 untuk periode 16 April sampai 23 April.
Paket manfaat itu cukup besar untuk kelas flagship. Nilainya mencakup aksesori dan perlindungan purna jual yang biasanya dijual terpisah.
Rincian benefit pre-order yang disebutkan meliputi:
- Pro Video Rig Kit senilai EUR 499
- Perlindungan layar satu tahun senilai EUR 169
- Garansi tiga tahun senilai EUR 129
- Garansi baterai lima tahun senilai EUR 129
Vivo juga disebut memberi diskon hingga 50 persen untuk aksesori tertentu jika dibeli bersama perangkat. Strategi ini memperkuat posisi X300 Ultra sebagai ponsel yang dijual dengan pendekatan ekosistem, terutama untuk pengguna yang menaruh perhatian besar pada fotografi dan videografi mobile.
Beberapa harga aksesori yang tercantum antara lain Photography Kit di EUR 299.50 dari harga awal EUR 599. Lalu carrier bag di EUR 49.50 dari EUR 99, serta 100W Flash Charger di EUR 34.50 dari EUR 69.
Bandingkan dengan harga di China
Jika dibandingkan dengan pasar domestiknya, selisih harga di Eropa terlihat sangat lebar. Di China, Vivo X300 Ultra dibanderol mulai CNY 6,999 untuk varian 12GB + 256GB.
Untuk model tertinggi 16GB + 1TB Satellite Communication Edition, harganya mencapai CNY 8,999. Perbedaan ini lazim terjadi karena pasar Eropa biasanya memasukkan faktor pajak, distribusi, sertifikasi, serta strategi bundling dan promosi regional.
Meski demikian, listing Eropa yang hanya menampilkan varian 16GB + 1TB membuat perbandingan tidak sepenuhnya setara. Sampai ada pengumuman resmi dari Vivo, harga final dan ketersediaan varian masih bisa berubah.
Spesifikasi yang jadi alasan harga tinggi
Vivo X300 Ultra membawa layar AMOLED 6,82 inci dengan resolusi 2K 3168 x 1440 piksel dan refresh rate 144Hz. Ponsel ini ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5, dipadukan dengan RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB.
Dari sisi perangkat lunak, model China berjalan dengan Android 16 berbasis OriginOS 6. Untuk pasar global, detail antarmuka akhir biasanya menyesuaikan wilayah distribusi.
Sektor kamera menjadi nilai jual utama perangkat ini. Vivo membekalinya dengan sistem kamera hasil kolaborasi Zeiss yang terdiri dari kamera utama 200MP dengan OIS, kamera ultrawide 50MP, dan kamera periskop telefoto 200MP.
Kamera telefoto periskop itu mendukung zoom optik hingga 3,7x dan zoom digital sampai 105x. Di bagian depan, tersedia kamera selfie 50MP.
Vivo juga menambahkan dukungan aksesori teleconverter untuk memperluas kemampuan zoom. Teleconverter 400mm disebut mampu menghadirkan zoom optik hingga 17,4x dengan stabilisasi yang ditingkatkan, sementara opsi teleconverter 200 hadir sebagai versi yang lebih ringkas.
Untuk daya, ponsel ini menggunakan baterai 6.600mAh. Pengisian dayanya mendukung 100W wired dan 40W wireless charging.
Konektivitas yang dibawa mencakup 5G, 4G, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, GPS, dan USB Type-C. Sistem keamanannya memakai sensor sidik jari ultrasonik 3D di dalam layar serta pemindai wajah.
Bocoran harga dari peritel memang belum setara dengan pengumuman resmi perusahaan, tetapi daftar tersebut memberi gambaran kuat soal posisi Vivo X300 Ultra di Eropa. Dengan kombinasi kamera 200MP ganda, aksesori fotografi khusus, dan paket pre-order bernilai tinggi, perangkat ini tampak diarahkan untuk pengguna yang menginginkan ponsel flagship dengan pendekatan kamera profesional.
Source: www.gadgets360.com








