Wikipedia Terancam Diblokir Komdigi 22 April, Ultimatum PSE Memantik Polemik

Wikipedia dan proyek Wikimedia lain berpotensi tak bisa diakses dari Indonesia jika kewajiban pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat tidak segera dipenuhi. Kemkomdigi memberi tenggat tujuh hari kerja, dan jika tak ada kepatuhan, akses layanan tersebut bisa diblokir.

Peringatan itu memicu perhatian karena Wikipedia termasuk layanan rujukan yang banyak dipakai masyarakat untuk mencari informasi cepat. Dalam unggahan resmi Wikipedia bahasa Indonesia di platform X, Wikimedia menyebut layanannya berpotensi diblokir oleh Kemkomdigi bila tidak mendaftar sebagai PSE lingkup privat di Indonesia.

Tenggat tujuh hari kerja dari Komdigi

Menurut pernyataan Wikimedia, semua layanan di bawah Proyek Wikimedia, termasuk Wikipedia dan Wikimedia Commons, bisa tidak dapat diakses dari Indonesia pada Rabu (22/4/2026) jika proses pendaftaran belum selesai. Tenggat itu dihitung sebagai tujuh hari kerja setelah pengumuman disampaikan.

Kemkomdigi sendiri sebelumnya sudah memberi ultimatum kepada Wikimedia Foundation untuk segera mendaftar sebagai PSE lingkup privat. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga tata kelola ruang digital yang tertib dan adil bagi seluruh platform.

Alex juga menyebut pemerintah telah memberi perpanjangan waktu sejak pemberitahuan awal pada 14 November 2025. Namun, karena proses pendaftaran belum tuntas, Kemkomdigi menetapkan batas akhir tujuh hari kerja sebelum mengambil tindakan tegas.

“Dalam perpanjangan waktu terakhir, yaitu 7 hari, Wikimedia Foundation diharapkan segera menyelesaikan proses pendaftaran PSE sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Alex dalam siaran pers yang dikutip KompasTekno dari situs resmi Komdigi. Ia menambahkan, “Jika masih belum ada kepatuhan terhadap hukum di Indonesia maka kami akan mengambil langkah tegas berupa pemblokiran.”

Sikap Wikimedia terhadap aturan PSE

Wikimedia juga menyoroti aturan PSE yang berlaku di Indonesia. Dalam pernyataannya, organisasi itu menilai kewajiban pendaftaran PSE berpotensi dipahami sebagai bentuk penyensoran di ruang digital.

Untuk mendukung pandangannya, Wikimedia menyertakan tautan ke artikel Wikipedia berjudul “Penyensoran internet di Indonesia”. Artikel itu memuat kritik dari sejumlah organisasi internasional terhadap kebijakan PSE, termasuk Article 19 dan Electronic Frontier Foundation.

Kedua organisasi tersebut disebut menilai regulasi PSE memiliki cakupan yang luas. Aturan itu mewajibkan berbagai layanan internet untuk mendaftar ke pemerintah, sementara definisi mengenai konten yang dianggap terlarang dinilai belum cukup jelas.

Dampak jika pendaftaran tak selesai

Jika Wikimedia Foundation tidak menyelesaikan pendaftaran dalam batas waktu yang ditetapkan, akses ke layanan Wikimedia di Indonesia berisiko dibatasi atau diblokir. Dampaknya tidak hanya menyentuh Wikipedia, tetapi juga layanan lain seperti Wikimedia Commons yang ikut berada dalam ekosistem proyek tersebut.

Situasi ini menempatkan Wikipedia dalam sorotan karena layanan tersebut selama ini menjadi salah satu sumber informasi yang mudah diakses publik. Di sisi lain, pemerintah menekankan bahwa langkah penegakan aturan dilakukan untuk memastikan seluruh platform digital mematuhi ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Dengan tenggat yang semakin dekat, nasib akses Wikipedia di Indonesia kini bergantung pada penyelesaian proses pendaftaran PSE oleh Wikimedia Foundation dan keputusan lanjutan dari Kemkomdigi.

Source: tekno.kompas.com

Terkait