Apple AirPods Max 2 Masuk Ulasan, Desain Lama Bertahan Saat ANC dan H2 Jadi Taruhan Utama

Apple AirPods Max 2 mulai masuk tahap peninjauan awal dengan membawa fokus utama pada peningkatan performa, bukan perubahan besar pada tampilan. Model ini diposisikan sebagai generasi terbaru dari lini headphone premium Apple yang tetap mempertahankan identitas desain sebelumnya.

Perangkat ini hadir sebagai penerus yang masih sangat familiar bagi pengguna AirPods Max. Perubahan yang dijanjikan Apple lebih banyak menyasar kualitas peredaman bising aktif dan pengalaman audio secara keseluruhan.

Meski disebut AirPods Max 2, lini ini sebenarnya memiliki riwayat yang sedikit unik. Sebelumnya, Apple sempat merilis versi pembaruan yang mengganti port Lightning ke USB-C dan memperkenalkan warna baru, sehingga model itu kerap dianggap sebagai versi transisi sebelum generasi terbaru ini.

Fokus pembaruan ada di performa

Apple menyebut dua peningkatan utama pada AirPods Max 2. Pertama adalah active noise cancellation atau ANC yang diklaim 1,5 kali lebih efektif dibanding versi sebelumnya.

Peningkatan itu dikaitkan dengan penggunaan chip Apple H2. Chip yang sama juga digunakan pada AirPods Pro 2 dan sejumlah produk Beats, sehingga ekspektasi terhadap pemrosesan audio dan fitur pintar ikut meningkat.

Kedua, Apple menyatakan kualitas audio turut ditingkatkan lewat amplifier high dynamic range yang baru. Klaim ini menunjukkan bahwa pembaruan tidak hanya menyentuh pemblokiran suara luar, tetapi juga karakter output suara dari headphone itu sendiri.

Kehadiran chip H2 juga membuka ruang untuk peningkatan di sektor lain. Artikel referensi menyebut area seperti latensi audio, performa mikrofon, dan dukungan fitur seperti Live Translation sebagai bagian dari dampak penggunaan chip baru tersebut.

Desain nyaris tidak berubah

Dari sisi fisik, AirPods Max 2 tidak membawa bahasa desain baru. Bentuknya tetap sama seperti model asli yang sudah hadir lebih dari lima tahun lalu, sehingga kesan segar pada generasi ini lebih lemah dibanding pembaruan internal yang ditawarkan.

Pilihan warnanya juga tidak berubah dari versi USB-C sebelumnya. Artinya, secara visual AirPods Max 2 nyaris tidak memberi pembeda yang jelas dari produk yang sudah beredar hampir dua tahun terakhir.

Hal lain yang tetap dipertahankan adalah Smart Case. Aksesori ini masih digunakan sebagai pelengkap utama di dalam kotak penjualan, meski desainnya sejak lama menuai kritik dan Apple tetap belum menyertakan case penuh untuk membawa headphone secara lebih aman.

Untuk unit warna midnight yang dibahas dalam artikel referensi, Smart Case disesuaikan dengan warna perangkat. Namun kabel USB-C yang disertakan tidak dibuat senada, sebuah detail kecil yang dinilai kurang memuaskan untuk produk premium.

Isi kotak tetap minimalis

Paket penjualan AirPods Max 2 tergolong sederhana. Di dalamnya, pembeli mendapatkan headphone, Smart Case, dan kabel USB-C.

Pendekatan ini dinilai cukup spartan untuk perangkat di kelas flagship. Dengan harga $549, ekspektasi terhadap detail tambahan seperti kabel berwarna senada dinilai wajar, terutama karena Apple sudah pernah menghadirkan kabel color-matched pada produk lain.

Kesederhanaan paket penjualan ini sekaligus menegaskan bahwa nilai jual utama produk ada pada perangkat itu sendiri. Apple tampaknya tidak mengubah strategi presentasi produk, meski kompetisi di segmen headphone premium semakin ketat.

Baterai belum bergerak maju

Di tengah sejumlah peningkatan yang dijanjikan, daya tahan baterai justru tidak berubah. AirPods Max 2 masih menawarkan masa pakai hingga 20 jam, sama seperti generasi sebelumnya.

Informasi ini menjadi salah satu catatan penting karena baterai kerap menjadi faktor pembeda pada headphone nirkabel premium. Dengan tidak adanya peningkatan pada sektor ini, perhatian akan tertuju pada seberapa besar efek nyata dari pembaruan ANC dan kualitas audio dalam penggunaan sehari-hari.

Klaim Apple soal ANC yang 1,5 kali lebih efektif tentu menjadi daya tarik besar. Namun penilaian akhirnya tetap akan bergantung pada pengujian langsung terhadap performa peredaman suara di berbagai lingkungan.

Hal serupa berlaku untuk amplifier high dynamic range yang baru. Tanpa perubahan desain luar dan tanpa tambahan masa pakai baterai, kekuatan AirPods Max 2 akan sangat ditentukan oleh hasil nyata pada kualitas suara, latensi, mikrofon, dan kenyamanan pemakaian saat diuji lebih mendalam.

AirPods Max 2 pada akhirnya tampil sebagai pembaruan yang konservatif secara visual, tetapi ambisius di sisi performa internal. Dengan harga $549, perangkat ini akan dinilai bukan dari tampilan barunya, melainkan dari seberapa jauh chip H2 dan sistem audio terbarunya benar-benar menghadirkan lompatan yang terasa bagi pengguna.

Source: www.gsmarena.com
Terkait