Vivo resmi memperkenalkan Y6 5G di pasar China sebagai anggota baru lini Y Series. Ponsel kelas menengah ini menonjol lewat baterai jumbo 7.200 mAh yang menjadi fokus utama perangkat.
Kapasitas daya besar itu dipadukan dengan pengisian cepat 44 watt melalui USB-C. Vivo menyebut baterainya dapat mendukung menonton serial televisi hingga 23,5 jam atau melakukan panggilan telepon selama 39,1 jam dalam sekali pengisian penuh.
Daya tahan baterai jadi nilai utama
Vivo juga menekankan ketahanan jangka panjang dari komponen baterai di Y6 5G. Perusahaan mengklaim efisiensi baterai tetap di atas 80 persen meski sudah melalui 1.600 kali siklus pengisian ulang.
Pernyataan ini memperlihatkan bahwa Vivo tidak hanya mengejar kapasitas besar, tetapi juga umur pakai yang panjang. Bagi pengguna yang sering memakai ponsel untuk hiburan, komunikasi, dan aktivitas harian, baterai menjadi salah satu penentu utama kenyamanan.
Layar besar dengan refresh rate tinggi
Di bagian depan, Vivo Y6 5G memakai panel LCD 6,75 inci dengan resolusi 720 x 1.600 piksel. Layar ini mendukung refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan puncak 1.200 nit.
Kombinasi tersebut membuat pengalaman visual terasa lebih mulus dan tetap nyaman dilihat di luar ruangan. Meski resolusinya belum setinggi panel kelas atas, spesifikasi ini masih cukup kompetitif di segmen menengah.
Performa mengandalkan Snapdragon 4 Gen 2
Untuk urusan dapur pacu, Vivo membekali Y6 5G dengan chipset Snapdragon 4 Gen 2. Perangkat ini hadir dengan pilihan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal hingga 256 GB.
Ponsel ini sudah menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6. Susunan perangkat lunak itu menunjukkan Vivo menempatkan Y6 5G sebagai ponsel yang siap dipakai dengan dukungan sistem terbaru di lini Y Series.
Kamera, fitur tambahan, dan ketahanan bodi
Sektor fotografi mengandalkan kamera utama 50 MP di bagian belakang. Di depan, tersedia kamera 8 MP untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video.
Vivo Y6 5G memiliki dimensi 166,64 x 78,43 x 8,39 mm dan membawa sejumlah fitur tambahan, termasuk pemindai sidik jari di sisi perangkat serta IR blaster. Ponsel ini juga mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Fitur AI dan pilihan warna
Vivo turut menambahkan sejumlah fungsi berbasis kecerdasan buatan ke dalam Y6 5G. Salah satunya mencakup asisten penulisan serta bantuan koreksi tugas sekolah, yang menargetkan kebutuhan pengguna sehari-hari.
Untuk pasar China, perangkat ini hadir dalam warna Galaxy Silver, Phoenix Gold, dan Obsidian Black. Harga awalnya dipatok 1.799 yuan atau sekitar Rp 4,2 juta untuk varian 8/128 GB.
